PLN Babel Penuhi Kebutuhan Listrik untuk 7 Tambak Udang di Bangka
Jum'at, 16 April 2021 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
“Kebetulan kami baru membuka delapan kolam tambak udang, maka kami percayakan listrik ke PLN. Sebab listrik ini yang utama dalam industri tambak udang, mulai dari kebutuhan pompa sedot air, reservoir, hingga kebutuhan kolam itu sendiri,” ucap Martin, Jumat (16/4/2021).
Dengan dukungan dari PLN ini, Ia berharap produktivitas tambaknya meningkat untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor. “Udang ini konsumsinya tinggi di negara-negara seperti Amerika, Australia, Jepang, China. Kedepan kami berharap produktivitas dapat meningkat sehingga bisa menambah kapasitas kolam, target kami 40 kolam,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Babel Amris Adnan mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan para pelaku usaha kepada layanan PLN. “Kami berterima kasih kepada para investor tambak udang yang sudah memercayakan listriknya ke PLN. Semoga produksinya semakin meningkat dengan penyambungan ini,” katanya.
Amris menyebutkan, tambak udang adalah sektor yang mampu menyerap produksi energi ditengah pandemi. Penyambungan listrik ini menggambarkan adanya geliat ekonomi yang terus tumbuh dari hari ke hari di Bangka Belitung. Tercatat demand listrik tertinggi di sistem Bangka mencapai 167 MW atau naik 4,3 persen dari demand rata-rata harian sebesar 160 MW.
Untuk itu, sebagai langkah antisipasi lonjakan permintaan listrik pada beberapa tahun ke depan, PLN mengupayakan percepatan pembangunan kabel laut tegangan tinggi yang akan menghubungkan Pulau Sumatera dan Bangka.
Dengan dukungan dari PLN ini, Ia berharap produktivitas tambaknya meningkat untuk memenuhi kebutuhan pasar ekspor. “Udang ini konsumsinya tinggi di negara-negara seperti Amerika, Australia, Jepang, China. Kedepan kami berharap produktivitas dapat meningkat sehingga bisa menambah kapasitas kolam, target kami 40 kolam,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PLN Babel Amris Adnan mengungkapkan terima kasih atas kepercayaan para pelaku usaha kepada layanan PLN. “Kami berterima kasih kepada para investor tambak udang yang sudah memercayakan listriknya ke PLN. Semoga produksinya semakin meningkat dengan penyambungan ini,” katanya.
Amris menyebutkan, tambak udang adalah sektor yang mampu menyerap produksi energi ditengah pandemi. Penyambungan listrik ini menggambarkan adanya geliat ekonomi yang terus tumbuh dari hari ke hari di Bangka Belitung. Tercatat demand listrik tertinggi di sistem Bangka mencapai 167 MW atau naik 4,3 persen dari demand rata-rata harian sebesar 160 MW.
Untuk itu, sebagai langkah antisipasi lonjakan permintaan listrik pada beberapa tahun ke depan, PLN mengupayakan percepatan pembangunan kabel laut tegangan tinggi yang akan menghubungkan Pulau Sumatera dan Bangka.
Lihat Juga :