Kelebihan Kapasitas, Rutan Medaeng Akan Ditata Ulang

loading...
Kelebihan Kapasitas, Rutan Medaeng Akan Ditata Ulang
Ilustrasi/Dok
SURABAYA - Kanwil Kemenkumham Jawa Timur (Jatim) berencana melakukan penataan komplek Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Surabaya yang ada di Medaeng, Sidoarjo.

Penataan dilakukan lantasan jumlah penghuni yang terus bertambah. Sementara kondisi bangunan terbatas.Rencananya, Rutan seluas 1,5 hektare itu rencananya akan diperluas hingga 2,2 hektare.

Perluasan itu akan berdampak pada penataan ulang rumah dinas pejabat yang berada di sisi utara rutan. Baik rumah dinas Kepala Rutan maupun rumah dinas Kadiv Pemasyarakatan.

“Posisi rumah dinas rencananya akan digeser ke depan (sisi barat) rutan,” ujar Kepala Rutan Kelas 1 Surabaya, Medaeng, Wahyu Hendrajati, Jumat (16/4/2020).

Hendrajati menjelaskan, ada tiga hal mendasar Rutan Medaeng perlu perluasan dan bangunannya ditata. Kondisi kelebihan kapasitas penghuni, dapat meningkatkan risiko gangguan keamanan.
Sejak tahun 2012, rutan yang berkapasitas 504 orang itu selalu mengalami over kapasitas di atas 300%. Bahkan pada 2019, Rutan Medaeng pernah diisi hingga 2.855 orang atau over kapasitas mencapai 566%.



“Hingga, 13 April 2021, jumlah penghuni di Rutan Medaeng mencapai 1.935 orang. Ini angka yang sangat tinggi, sehingga pelayanan kami kurang optimal,” ujarnya.

Selain kelebihan kapasitas, imbuhnya, Rutan Medaeng juga terdampak banjir, terutama saat musim hujan. Sehingga bila malam hari, sebagian besar bangunan terendam air.

Warga binaan pemasyarakatan (WBP)-pun tidak bisa tidur karena harus menunggu air surut. Untuk mengurangi tingkat stress penghuni, lanjut Hendrajati, pihaknya menggiatkan kontrol keliling secara rutin dan menggunakan pendekatan persuasif.

“Kami selalu menekankan kepada jajaran untuk menjaga dan mengedepankan etika kesopanan kepada seluruh WBP,” terangnya.

Baca juga: Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah Terbaik I, Apa yang Dilakukan Surabaya?



Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Krismono menyambut baik adanya proses penataan ulang Rutan Medaeng. Menurutnya, rencana ini memang harus diperjuangkan bersama karena kondisi sudah cukup mendesak.

Baca juga: Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster Senilai Rp8 Miliar

Agar rencana ini berjalan dengan maksimal, pihaknya akan terus berkoordinasi secara intensif dengan para pihak terkait. Khususnya kepada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

“Lokasi Rutan Medaeng nantinya bisa menghadap utara dan tidak lebih rendah dari jalan raya. Minimal sejajar dengan jalan raya. Sayara berharap seluruh pihak tetap bersemangat dan kerja cepat sehingga dapat terealisasi apa yang sudah direncanakan,” tandas Krismono.
(boy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top