MNC Peduli Serahkan Bantuan Genset untuk Korban Banjir Bandang NTT di Malaka
Kamis, 15 April 2021 - 23:25 WIB
loading...
MNC Peduli saat menyalurkan bantuan genset kepada warga korban bencana banjir bandang di Kabupaten Malaka, NTT, Kamis (15/4/2021). Foto: iNews/Stefanus Dile Payong
A
A
A
MALAKA - MNC Peduli kembali menunjukkan kepeduliannya kepada sesama dengan terjun langsung ke lokasi banjir bandang di Desa Naimana Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka , Nusa Tenggara Timur ( NTT ), Kamis, (15/4/2021).
Kehadiran tim MNC Peduli ini untuk menyerahkan bantuan alat penerangan berupa genset kepada korban banjir, mengingat bencana banjir itu tidak hanya meluluhlantakkan rumah warga tetapi juga memutus aliran listrik.
Baca juga: Warga Kupang Senang Dapat Bantuan Genset dari MNC Peduli
“Bantuan alat penerangan berupa mesin genset ini dibagi, selain di Kabupaten Malaka bantuan ini juga diberikan kepada masyarakat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang,” kata Ketua DPW Perindo NTT Jonathan Nubatonis yang mewakili MNC Peduli.
Dia berharap masyarakat dapat menerima dan memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin agar bisa berguna. Menurutnya, Desa Naimana merupakan salah satu daerah yang terparah terdampak bencana banjir bandang. Hingga kini kondisi rumah warga masih terendam lumpur.
Kehadiran tim MNC Peduli ini untuk menyerahkan bantuan alat penerangan berupa genset kepada korban banjir, mengingat bencana banjir itu tidak hanya meluluhlantakkan rumah warga tetapi juga memutus aliran listrik.
Baca juga: Warga Kupang Senang Dapat Bantuan Genset dari MNC Peduli
“Bantuan alat penerangan berupa mesin genset ini dibagi, selain di Kabupaten Malaka bantuan ini juga diberikan kepada masyarakat di Kota Kupang dan Kabupaten Kupang,” kata Ketua DPW Perindo NTT Jonathan Nubatonis yang mewakili MNC Peduli.
Dia berharap masyarakat dapat menerima dan memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin agar bisa berguna. Menurutnya, Desa Naimana merupakan salah satu daerah yang terparah terdampak bencana banjir bandang. Hingga kini kondisi rumah warga masih terendam lumpur.
Lihat Juga :