Rebutan Warisan? Ibu Gugat Anak di Pengadilan, Minta Cabut Akta Kelahiran Putrinya
Kamis, 15 April 2021 - 16:01 WIB
loading...
Sri Mulyani alias Kwik Lioe Nio menggugat keabsahan status anaknya Ika Wartika alias Kwik Gien Nio dalam akta kelahiran di Pengadilan Negeri Majalengka. Foto SINDOnews/Inin N
A
A
A
MAJALENGKA - Sri Mulyani alias Kwik Lioe Nio menggugat keabsahan status anaknya Ika Wartika alias Kwik Gien Nio dalam akta kelahiran di Pengadilan Negeri Majalengka . Kasusnya mulai bergulir di PN Majalengka dengan No 7/Pdt.G/2021/PN MJL
Gugatan yang diajukan Sri Mulyani itu berawal ketika penggugat menikah dengan Andi Kurnaedi alias Auw Kim Tjeng. Selama pernikahannya, pasangan suami itu tidak memiliki keturunan. Namun tahun 1964, pasangan suami istri itu mendapatkan titipan anak berusia 6 tahun, yang diketahui bernama Kwik Gien Nio (Ika Wartika).
Lalu anak tersebut (Ika Wartika) dibuatkan Akta Kelahiran, disebutkan bahwa Andi Kurnaedi sebagai ayah dari tergugat.
Data tersebut muncul di akta kelahiran dengan N0.41/SAL.1958 tertanggal 5 Maret 1983 di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Majalengka mellaui Pengadilan Negeri Majalengka pada 7 Maret 1983.
Baca: Marak Anak Gugat Orang Tua, Ini Kata Pakar Psikologi Untag Surabaya
Namun di kemudian hari, Sri Mulyani yang merupakan istri dari Andi Kurnaedi keberatan dengan data itu sekaligus menggugatnya. Andi sendiri meninggal pada 07 Mei 2006 lalu.
Dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Majalengka, dalam kolom petitum, terdapat 13 gugatan primer yang disampaikan penggugat.
Gugatan yang diajukan Sri Mulyani itu berawal ketika penggugat menikah dengan Andi Kurnaedi alias Auw Kim Tjeng. Selama pernikahannya, pasangan suami itu tidak memiliki keturunan. Namun tahun 1964, pasangan suami istri itu mendapatkan titipan anak berusia 6 tahun, yang diketahui bernama Kwik Gien Nio (Ika Wartika).
Lalu anak tersebut (Ika Wartika) dibuatkan Akta Kelahiran, disebutkan bahwa Andi Kurnaedi sebagai ayah dari tergugat.
Data tersebut muncul di akta kelahiran dengan N0.41/SAL.1958 tertanggal 5 Maret 1983 di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Majalengka mellaui Pengadilan Negeri Majalengka pada 7 Maret 1983.
Baca: Marak Anak Gugat Orang Tua, Ini Kata Pakar Psikologi Untag Surabaya
Namun di kemudian hari, Sri Mulyani yang merupakan istri dari Andi Kurnaedi keberatan dengan data itu sekaligus menggugatnya. Andi sendiri meninggal pada 07 Mei 2006 lalu.
Dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Majalengka, dalam kolom petitum, terdapat 13 gugatan primer yang disampaikan penggugat.
Lihat Juga :