Papua Gempar, Tukang Ojek Meregang Nyawa Diduga Ditembak Secara Brutal Oleh KKB
Rabu, 14 April 2021 - 17:27 WIB
loading...
A
A
A
Situasi di Kabupaten Puncak, Papua , dalam beberapa waktu terakhir terus memanasi setelah beberapa waktu lalu, dua orang guru di Kampung Beoga, tewas setelah ditembak oleh KKB. Tak hanya membunuh dua orang guru, KKB juga membakar sejumlah ruangan sekolah di daerah itu. Mereka juga sempat membakar sebuah helikopter di Ilaga.
Baca juga: Medan Gempar, 2 Kelompok Remaja Saling Lempar Petasan Lalu Tawuran
Pihak kepolisian mengklaim para pelaku kriminal ini adalah Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) atau yang kerap mengklaim diri mereka sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Personel TNI-POLRI dari Satgas Nemangkawi , saat ini telah berada di Ilaga untuk melakukan penindakan hukum terhadap Kelompok tersebut. Kepolisian dengan tegas mengatakan, akan mencari dan menangkap KKSB tersebut, yang merupakan pelaku sejumlah aksi kriminal dan kekerasan di Beoga, serta Ilaga, Kabupaten Puncak, beberapa waktu terakhir.
"Sudah pasti kita akan terus mengejar mereka. Seluruh tindakan mereka sudah melanggar hukum. Pihak Kepolisian dan TNI tidak akan mundur selangkahpun untuk menegakkan hukum. Kita akan cari dan tangkap mereka hidup atau mati," ungkap Kapolda Papua , Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, Rabu (14/4/2021).
Baca juga: Medan Gempar, 2 Kelompok Remaja Saling Lempar Petasan Lalu Tawuran
Pihak kepolisian mengklaim para pelaku kriminal ini adalah Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) atau yang kerap mengklaim diri mereka sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Personel TNI-POLRI dari Satgas Nemangkawi , saat ini telah berada di Ilaga untuk melakukan penindakan hukum terhadap Kelompok tersebut. Kepolisian dengan tegas mengatakan, akan mencari dan menangkap KKSB tersebut, yang merupakan pelaku sejumlah aksi kriminal dan kekerasan di Beoga, serta Ilaga, Kabupaten Puncak, beberapa waktu terakhir.
"Sudah pasti kita akan terus mengejar mereka. Seluruh tindakan mereka sudah melanggar hukum. Pihak Kepolisian dan TNI tidak akan mundur selangkahpun untuk menegakkan hukum. Kita akan cari dan tangkap mereka hidup atau mati," ungkap Kapolda Papua , Irjen Pol. Mathius D. Fakhiri, Rabu (14/4/2021).
(eyt)
Lihat Juga :