Penceramah di Luwu Utara Wajib Imbau Jamaah Patuhi Protokol Kesehatan
Selasa, 13 April 2021 - 16:03 WIB
loading...
Suasana tarawih perdana di salah satu masjid Kota Makassar, Senin (12/4/2021). Foto: SINDOnews/Muchtamir Zaide
A
A
A
LUWU UTARA - Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mengeluarkan surat edaran Bupati nomor 450/21/Kesra tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul fitri tahun 1442 H/2021. Panduan ini dikeluarkan untuk menekan laju penyebaran Covid-19.
Dalam surat edaran itu, sejumlah kegiatan ibadah Ramadan diatur dan dibatasi. Beberapa di antaranya, ceramah Ramadan (tarawih dan subuh), pengajian, dan tausiyah. Di mana durasinya paling lama 15 menit saja. Tak hanya itu, penceramah wajib mengimbau jamaah untuk mematuhi protokol kesehatan .
Baca juga: DPRD Luwu Utara Serahkan Rekomendasi LKPJ Bupati 2020
“Pengajian/tausiyah, kultum Ramadan dan kuliah subuh paling lama 15 menit,” ujar Bupati Indah Putri Indriani dalam surat edaran tersebut.
Untuk kegiatan ibadah salat fardu lima waktu, salat tarawih, witir, tadarrus Alquran, serta iktikaf, juga diatur. Para jamaah juga wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Dalam surat edaran itu, sejumlah kegiatan ibadah Ramadan diatur dan dibatasi. Beberapa di antaranya, ceramah Ramadan (tarawih dan subuh), pengajian, dan tausiyah. Di mana durasinya paling lama 15 menit saja. Tak hanya itu, penceramah wajib mengimbau jamaah untuk mematuhi protokol kesehatan .
Baca juga: DPRD Luwu Utara Serahkan Rekomendasi LKPJ Bupati 2020
“Pengajian/tausiyah, kultum Ramadan dan kuliah subuh paling lama 15 menit,” ujar Bupati Indah Putri Indriani dalam surat edaran tersebut.
Untuk kegiatan ibadah salat fardu lima waktu, salat tarawih, witir, tadarrus Alquran, serta iktikaf, juga diatur. Para jamaah juga wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Lihat Juga :