Khofifah Targetkan Perbaikan Rumah Warga Terdampak Gempa Bumi Tuntas 2 Bulan
Selasa, 13 April 2021 - 13:56 WIB
loading...
Khofifah menargetkan perbaikan rumah warga terdampak gempa bumi tuntas 2 bulan
A
A
A
SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menargetkan dalam dua pemulihan dan perbaikan rumah warga terdampak bencana gempa bumi yang melanda Jatim pada Sabtu (10/4/2021) bisa tuntas dalam waktu dua bulan.
“Saya mohon semua membangun sinergitas untuk melakukan percepatan penanganan tanggap darurat, proses recovery dan rekonstruksi. Saat ini adalah masa tanggap darurat. Setelah tanggap darurat akan dilanjutkan recovery selanjutnya rekonstruksi. Sesuai arahan Presiden (Joko Widodo) diharapkan proses rekonstruksi ini bisa selesai paling lama dua bulan,” kata Khofifah, Selasa (13/4/2021).
Baca juga: Cegah ASN Korupsi, Ini yang Dilakukan Inspektorat Jawa Timur
Orang nomor satu di Jatim ini menambahkan, pergerakan dari seluruh SDM TNI/Polri saat ini sedang dipetakan, sesuai dengan tingkat keparahan dan kerusakan masing-masing rumah.
Menurutnya, untuk percepatan proses recovery dan rekonstruksi saat ini diperlukan langkah validasi yang cepat dan tepat.
“Ini untuk mengetahui berapa banyak rumah terdampak yang masuk dalam kategori ringan, sedang dan berat begitu pula fasum (fasilitas umum) dan fasos (fasilitas sosial),” ujar Khofifah.
Untuk itu, pihaknya meminta agar data rumah terdampak bisa diumumkan atau ditempel di balai desa atau tempat yang strategis. Shingga semua warga bisa memastikan datanya tercatat dengan benar.
“Saya mohon semua membangun sinergitas untuk melakukan percepatan penanganan tanggap darurat, proses recovery dan rekonstruksi. Saat ini adalah masa tanggap darurat. Setelah tanggap darurat akan dilanjutkan recovery selanjutnya rekonstruksi. Sesuai arahan Presiden (Joko Widodo) diharapkan proses rekonstruksi ini bisa selesai paling lama dua bulan,” kata Khofifah, Selasa (13/4/2021).
Baca juga: Cegah ASN Korupsi, Ini yang Dilakukan Inspektorat Jawa Timur
Orang nomor satu di Jatim ini menambahkan, pergerakan dari seluruh SDM TNI/Polri saat ini sedang dipetakan, sesuai dengan tingkat keparahan dan kerusakan masing-masing rumah.
Menurutnya, untuk percepatan proses recovery dan rekonstruksi saat ini diperlukan langkah validasi yang cepat dan tepat.
“Ini untuk mengetahui berapa banyak rumah terdampak yang masuk dalam kategori ringan, sedang dan berat begitu pula fasum (fasilitas umum) dan fasos (fasilitas sosial),” ujar Khofifah.
Untuk itu, pihaknya meminta agar data rumah terdampak bisa diumumkan atau ditempel di balai desa atau tempat yang strategis. Shingga semua warga bisa memastikan datanya tercatat dengan benar.
Lihat Juga :