Bedah Buku Kapolda Papua Barat, Tanah Papua Mozaik Indonesia yang Perlu Dirawat
Selasa, 13 April 2021 - 06:17 WIB
loading...
A
A
A
“Ini harus ada titik kesimbangan yang pas. Nasionalisme indonesia, itu loyalitas NKRI tidak bisa ditawar lagi. NKRI final. Penghargaan terhadap identitas lokal itu penting. Harus dicari pengaturan publik yang pas,” jelasnya
Senada dengan Hamdi Muluk, Kapolda Papua Barat, Irjen Tornagogo Sihombing menjelaskan, Papua dan Papua Barat merupakan mozaik Indonesia yang perlu dirawat. “Memerhatikan Papua sama dengan memerhatikan negara secara utuh. Tidak benar jika kita tidak memikirkan Papua, kita mengaku mikirikan Indonesia,” kata Tornagogo.
Menurutnya, tidak ada satu teori pun yang dapat menyelesaikan konflik di manapun termasuk konflik yang terjadi di tanah Papua. Menurutnya, dengan menerpakan kasih dan damai, bisa merawat keberagaman hingga penyelesaian masalah yang ada di Papua
Tornagogo menjelaskan, persoalan utama di Papua Barat. Persoalan utama tersebut adalah penyalahgunaan Miras, perusakan lingkungan, serta revitalisasi adat termasuk kasus-kasus gerakan separatis.
“Kami berharap bisa lebih mudah menerapkan semboyan, Waaja Keema Nene Kapoka yang artinya melayani dengan hati dan membangun dengan kasih,” jelasnya.
Senada dengan Hamdi Muluk, Kapolda Papua Barat, Irjen Tornagogo Sihombing menjelaskan, Papua dan Papua Barat merupakan mozaik Indonesia yang perlu dirawat. “Memerhatikan Papua sama dengan memerhatikan negara secara utuh. Tidak benar jika kita tidak memikirkan Papua, kita mengaku mikirikan Indonesia,” kata Tornagogo.
Menurutnya, tidak ada satu teori pun yang dapat menyelesaikan konflik di manapun termasuk konflik yang terjadi di tanah Papua. Menurutnya, dengan menerpakan kasih dan damai, bisa merawat keberagaman hingga penyelesaian masalah yang ada di Papua
Tornagogo menjelaskan, persoalan utama di Papua Barat. Persoalan utama tersebut adalah penyalahgunaan Miras, perusakan lingkungan, serta revitalisasi adat termasuk kasus-kasus gerakan separatis.
“Kami berharap bisa lebih mudah menerapkan semboyan, Waaja Keema Nene Kapoka yang artinya melayani dengan hati dan membangun dengan kasih,” jelasnya.
Lihat Juga :