4,6 Juta Warga Berpotensi Mudik ke Jateng, Pemudik Dihalau dengan 3 Cara Ini
Senin, 12 April 2021 - 22:09 WIB
loading...
A
A
A
Dia menyatakan, Pemprov Jateng akan mencoba antisipasi dengan Posko Mobile. "Posko mobile ini tentunya kita bekerja sama dengan instansi terkait, dari kabupaten dan kota, TNI/Polri, harapannya seperti yang disampaikan Dirlantas (Dirlantas Polda Jateng), sebelum masa pelarangan ini juga sudah ada pembatasan pergerakan orang yang masuk ke Jawa Tengah," ujarnya.
Sedangkan skenario kedua yaitu terkait orang-orang yang sudah terlanjur mudik dengan berbagai cara dan sudah sampai di kampung halaman, tentunya nanti yang digunakan adalah optimalisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.
“Di Jawa Tengah ini kan kita tahu, kita kenal dengan Jogo Tonggo. Nanti optimalisasinya di situ. Jadi itu yang akan melakukan penanganan terhadap orang yang terlanjur mudik dan sudah sampai ke kampung halaman,” katanya.
Dia menuturkan, skenario ketiga pihaknya akan melakukan operasi pada saat pelarangan mudik. Tentunya nanti titik-titiknya ditentukan oleh kepolisian. Mengingat, hal itu merupakan bentuk sinergi antarberbagai pihak. “Kita bersama di situ, sinergi di lapangan,” ujarnya.
Dari catatan tahun lalu itu, pemudik yang di Jawa Tengah yang menggunakan moda transportasi darat, laut, dan udara totalnya sekitar 661.000. Jumlah itu berdasarkan mereka yang mudik karena memang dengan berbagai alasan.
Sedangkan skenario kedua yaitu terkait orang-orang yang sudah terlanjur mudik dengan berbagai cara dan sudah sampai di kampung halaman, tentunya nanti yang digunakan adalah optimalisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.
“Di Jawa Tengah ini kan kita tahu, kita kenal dengan Jogo Tonggo. Nanti optimalisasinya di situ. Jadi itu yang akan melakukan penanganan terhadap orang yang terlanjur mudik dan sudah sampai ke kampung halaman,” katanya.
Dia menuturkan, skenario ketiga pihaknya akan melakukan operasi pada saat pelarangan mudik. Tentunya nanti titik-titiknya ditentukan oleh kepolisian. Mengingat, hal itu merupakan bentuk sinergi antarberbagai pihak. “Kita bersama di situ, sinergi di lapangan,” ujarnya.
Dari catatan tahun lalu itu, pemudik yang di Jawa Tengah yang menggunakan moda transportasi darat, laut, dan udara totalnya sekitar 661.000. Jumlah itu berdasarkan mereka yang mudik karena memang dengan berbagai alasan.
Lihat Juga :