Bidik Pasar Global, Sumedang Dorong Ratusan UMKM Tembus Digital Market
Senin, 12 April 2021 - 10:26 WIB
loading...
A
A
A
Dia meyakini, kegiatan UMKM Sumedang Go Digital ini menjadi salah satu solusi di masa pandemi COVID-19 dan salah satu ikhtiar dalam rangka pemulihan ekonomi masyarakat.
"Enam puluh persen pendapatan domestik bruto (PDB) dari UMKM. Kalau PDB enam puluh persen, maka UMKM adalah sektor unggulan yang harus dikembangkan bersama baik regulasi atau budgetnya harus diarahkan untuk UMKM," katanya.
Sementara itu, Direktur Digital PT Telkom Fajri Rasyid mengatakan, salah satu yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah menaikkan kelas UMKM karena UMKM merupakan sektor terbesar yang menopang 60 persen perekonomian Indonesia.
"Kalau kita bisa menaikan kelas UMKM, maka insya Allah hal itu akan berkontribusi besar terhadap ekonomi negara ini," ujarnya.
Pihaknya berkomitmen mengembangkan UMKM salah satunya melalui on boarding Pasar Digital (PaDi) UMKM. Flatform ini sudah dikembangkan tiga tahun lalu dan baru berjalan sembilan bulan serta sudah terkoneksi ke puluhan ribu UMKM di seluruh Indonesia
"Fitur utamanya menghubungkan UMKM sebagai merchand dengan BUMN di seluruh Indonesia. Saat ini, sudah ada 56 BUMN yang tergabung di flatform ini, sehingga UMKM dapat menawarkan produk produk barang dan jasanya kepada BUMN ini," jelasnya.
Dia menambahkan, PT Telkom akan terus melakukan pengembangan, agar flatform ini terintergrasi dengan market guest lain di Indonesia dan dalam waktu dekat flatform ini akan terkoneksi dengan pasar ekspor di luar negeri.
"Enam puluh persen pendapatan domestik bruto (PDB) dari UMKM. Kalau PDB enam puluh persen, maka UMKM adalah sektor unggulan yang harus dikembangkan bersama baik regulasi atau budgetnya harus diarahkan untuk UMKM," katanya.
Sementara itu, Direktur Digital PT Telkom Fajri Rasyid mengatakan, salah satu yang dibutuhkan Indonesia saat ini adalah menaikkan kelas UMKM karena UMKM merupakan sektor terbesar yang menopang 60 persen perekonomian Indonesia.
"Kalau kita bisa menaikan kelas UMKM, maka insya Allah hal itu akan berkontribusi besar terhadap ekonomi negara ini," ujarnya.
Pihaknya berkomitmen mengembangkan UMKM salah satunya melalui on boarding Pasar Digital (PaDi) UMKM. Flatform ini sudah dikembangkan tiga tahun lalu dan baru berjalan sembilan bulan serta sudah terkoneksi ke puluhan ribu UMKM di seluruh Indonesia
"Fitur utamanya menghubungkan UMKM sebagai merchand dengan BUMN di seluruh Indonesia. Saat ini, sudah ada 56 BUMN yang tergabung di flatform ini, sehingga UMKM dapat menawarkan produk produk barang dan jasanya kepada BUMN ini," jelasnya.
Dia menambahkan, PT Telkom akan terus melakukan pengembangan, agar flatform ini terintergrasi dengan market guest lain di Indonesia dan dalam waktu dekat flatform ini akan terkoneksi dengan pasar ekspor di luar negeri.
Lihat Juga :