Aktivis HAM Papua Kecam Pembunuhan Guru, Harus Segera Ada Tim Investigasi

Minggu, 11 April 2021 - 22:26 WIB
loading...
Aktivis HAM Papua Kecam...
Aktivis HAM yang juga Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua, Theo Hesegem. Foto: Istimewa
A A A
JAYAPURA - Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua , Theo Hesegem mengecam aksi brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap dua orang guru di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.

Theo meminta dilakukan investigasi mendalam dari berbagai pihak untuk mengungkap kasus itu. KKB atau OPM kata Theo, harus tahu bahwa guru adalah aset pendidikan bagi anak-anak Papua.

Baca juga: Polda Papua Kerahkan 1 Pleton Brimob dan Satgas Nemangkawi Buru OPM Sabinus Waker di Beoga

“Perlu ada tim gabungan yang melibatkan dari berbagai pihak untuk melakukan investigasi mendalam terhadap penembakan 2 orang yang merupakan sebagai pengajar, menurut saya mereka harus diberikan kebebasandan penghargaan, karena mereka juga adalah bagian dari masyarakat sipil yang sama sekali tidak punya senjata dan tidak tahu masalah apa-apa,” kata Theo dalam rilis yang diterima MNC media, Minggu (11/4/2021).

Tim gabungan yang dimaksud Theo dibentuk secara indefenden dan profesional, yang melibatkan pihak Gereja, LSM, Komnas HAM, termasuk pemerhati HAM, sehingga kerja juga dapat terukur dan profesional.

Baca juga: 2 Guru Korban Penembakan KKB di Distrik Boega Disambut Histeris Keluarga di Makassar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Rekomendasi
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Berita Terkini
Latja di Polres Malang,...
Latja di Polres Malang, Taruna Akpol Didorong Pahami Implementasi Program Presisi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
Pembangunan Transportasi...
Pembangunan Transportasi Publik Mampu Sejahterakan Warga Daerah
Jelang Demo Mahasiswa...
Jelang Demo Mahasiswa BEM UI, Arus Lalu Lintas di Bundaran HI Masih Ramai Lancar
Infografis
PBB: Israel Harus Segera...
PBB: Israel Harus Segera Serahkan Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved