Konflik dan Kekerasan di Nduga Papua Renggut Jiwa 184 Warga Sipil

Rabu, 14 Agustus 2019 - 17:13 WIB
Konflik dan Kekerasan...
Ilustrasi pengungsi di Papua. (Foto: Antara)
A A A
Tim Kemanusiaan telah merampungkan verifikasi jumlah korban tewas pascaoperasi keamanan sejak Desember 2018 di Kabupaten Nduga, Papua. Konflik dan kekerasan di wilayah tersebut mengakibatkan 184 orang menjadi korban kemanusiaan.

Tim Kemanusiaan Kabupaten Nduga ini menuliskan temuan detail terkait korban jiwa dan pengungsi Nduga dalam sebuah laporan yang disampaikan dalam konferensi pers di kantor Yayasan Amnesty Internasional di Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Berdasarkan laporan tersebut, terhitung sejak Desember 2018 hingga Juli 2019 (8 bulan), tim berhasil mengonfirmasi setidaknya ada 184 korban meninggal di Nduga. Selain menyebutkan tentang jumlah korban kemanusiaan, tim yang dibentuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nduga menyampaikan mengenai kondisi memperihatinkan warga lokal yang sekarang menjadi pengungsi di tanah mereka sendiri.

"Korban terus bertambah dan pengungsi banyak yang meninggal. Mereka meninggal sakit karena hidup lama di hutan. Ada juga yang melahirkan lalu meninggal. Ada juga yang meninggal akibat kedinginan," kata Direktur Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua Theo Hesegem, Rabu (14/8/2019).

Theo mengungkapkan, kondisi ini dialami warga Nduga akibat konflik berkepanjangan antara aparat keamanan dan anggota kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM).

"Tidak ada pertolongan medis di pengungsian. Ini dampak dari kekerasan yang terjadi sejak operasi keamanan. Ada tiga aktor dalam hal ini, yaitu masyarakat sipil, TNI/Polri dan OPM," katanya.

Theo merinci total 184 orang korban kemanusiaan konflik Nduga terdiri atas 21 perempuan dewasa meninggal, 69 laki-laki dewasa, 21 anak perempuan, 20 anak laki-laki, 14 balita perempuan, 12 balita laki-laki, delapan bayi laki-laki dan 17 bayi perempuan meninggal dunia.
(zys)
Berita Terkait
Situasi Nduga, Papua...
Situasi Nduga, Papua Semakin Kondusif, Tidak Ada Penambahan Prajurit TNI
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Situasi Nduga Papua...
Situasi Nduga Papua Kondusif, Tidak Ada Penambahan Pasukan
Penembakan Brutal KKB...
Penembakan Brutal KKB di Nduga Papua, 9 Warga Tewas 1 Luka Parah
Detik-detik Suasana...
Detik-detik Suasana Mencekam saat KKB Lakukan Penembakan Brutal di Nduga Papua
KKB Egianus Kogoya Tembaki...
KKB Egianus Kogoya Tembaki Pasukan Marinir di Nduga Papua
Berita Terkini
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
8 jam yang lalu
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
9 jam yang lalu
Kasus Debt Collector...
Kasus Debt Collector dan Nasabah Digerebek di Purworejo Berakhir Damai
10 jam yang lalu
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
10 jam yang lalu
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
10 jam yang lalu
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved