Mengenal RT-PCR, Produk Bio Farma dengan Akurasi Hampir 100% yang Diluncurkan Jokowi
Rabu, 20 Mei 2020 - 19:35 WIB
loading...
A
A
A
Tugas Bio Farma adalah untuk melakukan validasi, regristrasi, produksi dan juga distribusi. Produk ini merupakan hilirisasi dari penelitian yang merupakan hasil kolaborasi dan inovasi. Produk ini pada tanggal 5 Mei 2020, sudah mendapatkan Nomor Izin Edar dari Kementerian Kesehatan.
(Baca: COVENT-20, Ventilator Buatan UI Masuki Uji Klinis pada Manusia)
Untuk tahap awal, RT-PCR ini, akan diproduksi sebanyak 100.000 kit, sampai dengan akhir Mei 2020. Dari jumlah tersebut akan didonasikan kepada BNPB untuk kemudian didistribusikan kepada laboratorium yang berada di 45 lokasi. Setelah pendonasian selesai, maka akan dilakukan tahap komersialisasi. Harga komersialisasi juga sangat terjangkau.
Sampai dengan saat ini, sudah 16 lab yang menerima donasi dari Bio Farma, berdasarkan rekomendasi dari BNPB dan Kementerian Kesehatan berdasarkan peta epidemiologi dengan prinsip 3T (Tepat Laboratorium, Tepat Jumlah dan Tepat Waktu).
Hal lain yang harus terpenuhi dari laboratorium adalah sudah memenuhi standar teknis antara lain memiliki fasilitas Bio Safety Level (BSL) 2, PCR Open System, dan sudah pernah melakukan analisa sampel COVID-19.
(Baca: COVENT-20, Ventilator Buatan UI Masuki Uji Klinis pada Manusia)
Untuk tahap awal, RT-PCR ini, akan diproduksi sebanyak 100.000 kit, sampai dengan akhir Mei 2020. Dari jumlah tersebut akan didonasikan kepada BNPB untuk kemudian didistribusikan kepada laboratorium yang berada di 45 lokasi. Setelah pendonasian selesai, maka akan dilakukan tahap komersialisasi. Harga komersialisasi juga sangat terjangkau.
Sampai dengan saat ini, sudah 16 lab yang menerima donasi dari Bio Farma, berdasarkan rekomendasi dari BNPB dan Kementerian Kesehatan berdasarkan peta epidemiologi dengan prinsip 3T (Tepat Laboratorium, Tepat Jumlah dan Tepat Waktu).
Hal lain yang harus terpenuhi dari laboratorium adalah sudah memenuhi standar teknis antara lain memiliki fasilitas Bio Safety Level (BSL) 2, PCR Open System, dan sudah pernah melakukan analisa sampel COVID-19.
(muh)
Lihat Juga :