Viral Ocehan Hotman Paris, Polisi Bekuk Pelaku Penganiayaan di Pondok Aren
Rabu, 20 Mei 2020 - 19:09 WIB
loading...
A
A
A
Ditemui di Mapolsek, Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto mengatakan, saat pelaku kabur dari jendela, belum ada penetapan status tersangka kepada pelaku yang diketahui berinisial CCF alias Cindy.
"Kaburnya belum ada status. Jadi, dia hanya penyerahan dari korban, dibawa keluarga korban. Secara hukum, statusnya bukan tersangka, baru 1 jam diperiksa," kata Afroni, di Mapolsek Pondok Aren, Rabu (20/5/2020).
Dijelaskan dia, modus operandi penganiayaan itu adalah cemburu. Bermula saat suami pelaku mengajak korban ke resepsi. Diduga, antara suami pelaku dengan korban telah menjalin hubungan atau pasangan selingkuh.
"Dari situ ketahuan lah oleh istrinya. Sehingga terjadi cekcok dan keributan. Lalu, korban dilempar oleh HP dan mendapat jahitan. Tersangkanya cewek, istrinya," sambungnya.
Diakui Afroni, sebelum ocehan Hotman Paris tersebut viral, kasus ini tidak ramai. Baru setelah diramaikan Hotman, kasus ini kembali mencuat dan polisi akhirnya bergerak melakukan penangkapan terhadap Cindy.
"Tapi kita gak ada kesalahan. Karena belum ada status. Untuk ungkap itu kan, gak cukup seperak dua perak, kan ke Kalimantan. Dari internal Propam cari saya. Tetapi kaburnya kan kita gak dipermasalahkan," jelasnya.
"Kaburnya belum ada status. Jadi, dia hanya penyerahan dari korban, dibawa keluarga korban. Secara hukum, statusnya bukan tersangka, baru 1 jam diperiksa," kata Afroni, di Mapolsek Pondok Aren, Rabu (20/5/2020).
Dijelaskan dia, modus operandi penganiayaan itu adalah cemburu. Bermula saat suami pelaku mengajak korban ke resepsi. Diduga, antara suami pelaku dengan korban telah menjalin hubungan atau pasangan selingkuh.
"Dari situ ketahuan lah oleh istrinya. Sehingga terjadi cekcok dan keributan. Lalu, korban dilempar oleh HP dan mendapat jahitan. Tersangkanya cewek, istrinya," sambungnya.
Diakui Afroni, sebelum ocehan Hotman Paris tersebut viral, kasus ini tidak ramai. Baru setelah diramaikan Hotman, kasus ini kembali mencuat dan polisi akhirnya bergerak melakukan penangkapan terhadap Cindy.
"Tapi kita gak ada kesalahan. Karena belum ada status. Untuk ungkap itu kan, gak cukup seperak dua perak, kan ke Kalimantan. Dari internal Propam cari saya. Tetapi kaburnya kan kita gak dipermasalahkan," jelasnya.
Lihat Juga :