Kisah 3 Korban Selamat dari Kekejaman OPM Pimpinan Sabinus Waker di Beoga karena Sembunyi di Kamar Mandi

loading...
Kisah 3 Korban Selamat dari Kekejaman OPM Pimpinan Sabinus Waker di Beoga karena Sembunyi di Kamar Mandi
Wakil Kepala Sekolah SMP 1 Pither Mutung dan Istrinya serta pelajar SMA, Gerni keponakannya selamat dari penembakan dan pembakaran KKB pimpinan Sabinus Waker di Beoga, Papua. Foto korban tewas Oktavianus Rayo/Satgas Nemangkawi
BEOGA - Wakil Kepala Sekolah SMP 1 Pither Mutung (50) dan Istrinya serta pelajar SMA, Gerni keponakannya (26) selamat dari penembakan dan pembakaran Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB ) pimpinan Sabinus Waker di Beoga, Papua . Ketiganya bersembunyi di rumahnya saat anggota KKB atau yang lebih dikenal dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) menembak mati tetangga mereka Oktovianus Rayo (43) guru SD di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak Papua, Kamis pagi (8/4/2021).

"Melihat kejadian tersebut, Kepala sekolah dan guru lainnya serta tetangga korban yang berada di TKP merasa ketakutan sehingga melarikan diri. Saat ini kepala sekolah dan tetangga korban sudah ditemukan oleh masyarakat dalam keadaan aman," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (9/4/2021).

Baca : Pengecut! KKB Bakar SD, SMP dan SMA di Puncak Jaya Papua


Berdasarkan informasi Pither Mutung dan kedua orang tersebut, sebelumnya bersembunyi di dalam kamar mandi di rumahnya. Pihak KKB sempat menggedor pintu kamar mandi namun tidak terbuka akhirnya melakukan tembakan dengan senpi laras panjang ke arah rumahnya Pither tempat mereka bersembunyi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, diperkirakan para pelaku pembakaran dan penembakan dari kelompok Sabinus Waker yang sebelumnya juga melakukan penembakan terhadap seorang guru hingga meninggal dunia.

Baca juga: OPM Pimpinan Sabinus Waker Pelaku Penembak Mati Guru di Beoga Papua



"Saat ini personil gabungan masih melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata yang melakukan pembakaran. Sementara untuk situasi di Distrik Beoga saat ini masih bisa dikendalikan oleh personil di lapangan. Kami akan mengambil langkah-langkah penegakkan hukum terhadap para pelaku," kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal .
(sms)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top