Kisah 3 Korban Selamat dari Kekejaman OPM Pimpinan Sabinus Waker di Beoga karena Sembunyi di Kamar Mandi

Jum'at, 09 April 2021 - 10:43 WIB
loading...
Kisah 3 Korban Selamat...
Wakil Kepala Sekolah SMP 1 Pither Mutung dan Istrinya serta pelajar SMA, Gerni keponakannya selamat dari penembakan dan pembakaran KKB pimpinan Sabinus Waker di Beoga, Papua. Foto korban tewas Oktavianus Rayo/Satgas Nemangkawi
A A A
BEOGA - Wakil Kepala Sekolah SMP 1 Pither Mutung (50) dan Istrinya serta pelajar SMA, Gerni keponakannya (26) selamat dari penembakan dan pembakaran Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB ) pimpinan Sabinus Waker di Beoga, Papua . Ketiganya bersembunyi di rumahnya saat anggota KKB atau yang lebih dikenal dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) menembak mati tetangga mereka Oktovianus Rayo (43) guru SD di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak Papua, Kamis pagi (8/4/2021).

"Melihat kejadian tersebut, Kepala sekolah dan guru lainnya serta tetangga korban yang berada di TKP merasa ketakutan sehingga melarikan diri. Saat ini kepala sekolah dan tetangga korban sudah ditemukan oleh masyarakat dalam keadaan aman," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (9/4/2021).

Baca : Pengecut! KKB Bakar SD, SMP dan SMA di Puncak Jaya Papua


Berdasarkan informasi Pither Mutung dan kedua orang tersebut, sebelumnya bersembunyi di dalam kamar mandi di rumahnya. Pihak KKB sempat menggedor pintu kamar mandi namun tidak terbuka akhirnya melakukan tembakan dengan senpi laras panjang ke arah rumahnya Pither tempat mereka bersembunyi.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, diperkirakan para pelaku pembakaran dan penembakan dari kelompok Sabinus Waker yang sebelumnya juga melakukan penembakan terhadap seorang guru hingga meninggal dunia.

Baca juga: OPM Pimpinan Sabinus Waker Pelaku Penembak Mati Guru di Beoga Papua

"Saat ini personil gabungan masih melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata yang melakukan pembakaran. Sementara untuk situasi di Distrik Beoga saat ini masih bisa dikendalikan oleh personil di lapangan. Kami akan mengambil langkah-langkah penegakkan hukum terhadap para pelaku," kata Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal .
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Berita Terkini
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Transjakarta Alihkan...
Transjakarta Alihkan 25 Armada Rute Tn Abang-Blok M dan Tj Priok-Kampung Rambutan
Transjakarta Rute Tanah...
Transjakarta Rute Tanah AbangBlok M dan Tj PriokKp Rambutan Berhenti Beroperasi 1 Juli
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved