BCA Ajak Desa Binaan Lestarikan Lingkungan Lewat Pengelolaan Sampah
Kamis, 08 April 2021 - 18:33 WIB
loading...
A
A
A
Pilar solusi bisnis unggul yang dimiliki oleh CSR BCA memiliki fokus pada pembinaan desa dan komunitas serta pilar sinergi yang berfokus pada lingkungan. Inge menegaskan bahwa, tujuan diadakannya pelatihan ini juga untuk memberikan tambahan wawasan bagi pengurus desa mengenai pemanfaatan limbah sampah secara tepat.
Baca juga: Perjuangan BCA Sepanjang Pandemi, Kehilangan 18 Orang Karyawan karena Covid-19
Sebagai tambahan informasi, CSR BCA memiliki 12 desa binaan yang tersebar di beberapa wilayah. Ke-12 desa binaan tersebut antara lain Wirawisata Goa Pindul; Desa Wisata Pentingsari; Wisata Wayang Desa Wukirsari; Desa Wisata Tamansari; Doesoen Kopi Sirap; Kampung Batik Gemah Sumilir; Bukit Peramun; Wisata Aik Rusa Berehun; Gunong Lumut; Kampung Adat Sijunjung; Nagari Silokek; Desa Wisata Pucak Tinggan. Di tengah kondisi pandemi , BCA terus memberikan pendampingan bagi desa binaan melalui webinar-webinar yang inspiratif.
“Harapannya, melalui kegiatan hari ini dapat memberikan semangat bagi para pengurus desa wisata untuk kembali bangkit menghidupkan kembali pariwisata di Indonesia. Kami yakin semakin intens diberikan edukasi, desa binaan akan kembali siap menyambut wisatawan dalam jumlah banyak dan tetap dengan mematuhi protokol ,” tutup Inge.
Baca juga: Perjuangan BCA Sepanjang Pandemi, Kehilangan 18 Orang Karyawan karena Covid-19
Sebagai tambahan informasi, CSR BCA memiliki 12 desa binaan yang tersebar di beberapa wilayah. Ke-12 desa binaan tersebut antara lain Wirawisata Goa Pindul; Desa Wisata Pentingsari; Wisata Wayang Desa Wukirsari; Desa Wisata Tamansari; Doesoen Kopi Sirap; Kampung Batik Gemah Sumilir; Bukit Peramun; Wisata Aik Rusa Berehun; Gunong Lumut; Kampung Adat Sijunjung; Nagari Silokek; Desa Wisata Pucak Tinggan. Di tengah kondisi pandemi , BCA terus memberikan pendampingan bagi desa binaan melalui webinar-webinar yang inspiratif.
“Harapannya, melalui kegiatan hari ini dapat memberikan semangat bagi para pengurus desa wisata untuk kembali bangkit menghidupkan kembali pariwisata di Indonesia. Kami yakin semakin intens diberikan edukasi, desa binaan akan kembali siap menyambut wisatawan dalam jumlah banyak dan tetap dengan mematuhi protokol ,” tutup Inge.
(luq)
Lihat Juga :