NTT Diterjang Bencana, Gubernur Laiskodat Murka Copot Kepala BPBD dan Jemput Paksa Bupati

Kamis, 08 April 2021 - 17:40 WIB
loading...
NTT Diterjang Bencana,...
Kepala BPBD NTT dicopot dari jabatannya, karena dinilai lemah menangani bencana. Foto/Ilustrasi
A A A
KUPANG - Bencana hebat melanda wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Kamis (1/4/2021), hingga Senin (5/4/2021). Wilayah provinsi kepulauan itu dikepung bencana dahsyat, seperti banjir bandang , banjir rob, puting beliung, longsor serta jenis bencana hidrometeorologi lainnya.

Baca juga: Panglima TNI Kirim 12,4 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana NTT

Bencana terdhasyat itu dipicu Siklon Seroja . Ratusan nyawa melayang. Kerugian material tak terhitung. Sebagian daerah porak-poranda. semua akses tertutup. Fasilitas PLN padam total.



Namun begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT yang harus berdiri paling depan untuk mengurus dan menangani para korban tak kunjung hadir. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pun geram.

Baca juga: Lagi Asyik Berhubungan Seks, Puluhan Pasangan di Tasikmlaya Ini Kaget Digerebek Petugas

Alhasil, pemilik kursi utama di jajaran BPBD NTT, Thomas Bangke pun diberhentikan dari jabatannya. Victor lalu mengisi kekosongan jabatan itu dengan menugaskan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) NTT, Isak Nuka sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD NTT .

"Benar, Bapak Gubernur sudah menujuk kepala dinas perhubungan sebagai pelaksan tugas, menggantikan kepala BPBD NTT," kata Kepala Biro Humas Setda NTT, Jelamu Ardu Marius saat dihubungi melalui selularnya, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Terima Gaji Pertama, Bupati Gunung Kidul Traktir Makan 1.000 Tukang Sapu dan THL

Bekas Kepala Dinas Pariwisata ini mengatakan, pergantian itu dilakukan, karena gubernur memiliki pertimbangan tersendiri terhadap yang bersangkutan di tengah bencana yang sedang dialami seluruh warga NTT.

Thomas Bangke, menurut gubernur, dinilai tidak mampu melakukan koordinasi secara baik untuk penanganan cepat korban bencana yang terjadi di hampir seluruh wilayah provinsi ini. "Alasan itulah, gubernur lalu memutuskan menggantikan poisis kepala BPBD tersebut," kata Marius.

Tak hanya Kepala BPBD NTT yang diberhentikan dari jabatannya. Viktor Laiskodat juga memerintahkan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) NTT, Cornelis Wadu untuk menjemput paksa Bupati Kupang, Korinus Masneno.

Baca juga: Awas! Sejumlah Titik Jalan di Kota Medan Rusak dan Berlubang

Penjemputan paksa ini terkait tak adanya data korban bencana yang tersedia di daerah itu, melalui Kepala BPBD. Hal itu akhirnya dinilai Gubernur sebagai penelantaran warga korban bencana.

Politisi NasDem itu lalu memerintahkan Bupati Kupang untuk segera mengaktifkan posko dan data korban bencana yang dialami daerah itu. Sementara itu, data terakhir hingga Rabu (7/4/2021) pukul 23.00 Wita, korban meninggal akibat bencana di Provinsi NTT sebanyak 138 orang, dan yang masih hilang 61 orang.

Korban luka-luka sebanyak 130 orang. Sedang yang masih mengungsi berjumlah 2.180 kepala keluarga, atau sebanyak 32.966 jiwa. Warga terdampak akibat bencana ini berjumlah 5.272 kepala keluarga atau sebanyak 9.378 jiwa.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Siklon Tropis Jangmi...
Siklon Tropis Jangmi Terdeteksi, BMKG: Picu Potensi Hujan Lebat di Sebagian Indonesia
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Puluhan Rumah di Banjar...
Puluhan Rumah di Banjar Kalsel Rusak Diterjang Hujan Deras Disertai Angin Kencang
Pesawat Ini 2 Kali Gagal...
Pesawat Ini 2 Kali Gagal Mendarat di Bandara Puncak Gunung, Penumpang Menangis dan Pingsan
Cuaca Ekstrem, Jemaah...
Cuaca Ekstrem, Jemaah Haji Indonesia Diimbau Tak Lempar Jumrah Pukul 10.00-14.00
El Nino Diprediksi Mulai...
El Nino Diprediksi Mulai Pertengahan 2026, BMKG: Waspada Potensi Karhutla
Rekomendasi
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
Berita Terkini
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Yayasan Syarif Hidayatullah...
Yayasan Syarif Hidayatullah Dipakai Tanpa Izin, UIN Jakarta Siapkan Langkah Hukum
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved