Pengamat Soroti Penggunaan Anggaran Makassar Recover untuk GeNose, Ini Alasannya

Kamis, 08 April 2021 - 10:38 WIB
loading...
Pengamat Soroti Penggunaan...
Penggunaan anggaran Makassar Recover untuk pengadaan alat GeNose disorot. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Sejumlah program yang merupakan bagian dari Makassar Recover yang digagas Wali Kota Makassar Ramdhan 'Danny'Pomanto menuai kritik. Bukan saja karena membutuhkan anggaran yang besar, tapi juga peruntukannya yang sebagian masih dipertanyakan.

Salah satunya pegadaan alat GeNose yang saat ini akan memasuki tahap screening. Program tersebut diklaim akan menjadi salah satu alat andalan dalam mendeteksi Covid-19 di Makassar.

Dikatakan alat tersebut akan mencover seluruh warga Kota Makassar yang berjumlah 1,5 juta jiwa, dimana per plastiknya dihargai sebesar Rp10.000 sehingga dibutuhkan anggaran sebesar Rp15 miliar.

Baca Juga: Dewan Tagih Transparansi Penggunaan Anggaran Makassar Recover

Selain itu, pemerintah juga dilaporkan akan mengadakan kontainer di setiap kelurahan untuk mem-backup program GeNose tersebut, nilainya mencapai Rp100 juta per unit. Total anggaran yang diperlukan sebesar Rp15,3 miliar untuk 153 kelurahan.

Alhasil, pelaksanaan GeNose tersebut akan menelan anggaran hingga Rp30,3 miliar. Meski membutuhkan anggaran yang besar, rupanya efektivitas GeNose masih diperdebatkan.

Pengamat Sosiologi Politik Universitas Hasanuddin ( Unhas ), Sawedi Muhammad menilai, semestinya pemerintah memberlakukan belanja barang terhadap alat-alat yang benar-benar sudah teruji. Hal tersebut sebagai upaya pencegahan agar risiko buang-buang anggaran tidak terjadi.

Baca Juga: Dorong Transparansi Vaksinasi COVID-19, Ombudsman: Menghindari Kecemburuan Masyarakat

"GeNose ini masih kontroversi. Alat ini baru sebatas klaim dari penelitinya, dan belum teruji validasinya atau triangulasi dari validitas atau efektivitas dan efisiensinya," sebut Sawedi.

Sebagai contoh, alat GeNose dilaporkan tidak efektif bagi perokok. Adapun bagi yang sedang melakukan traveling, perlu jeda waktu dan berpuasa sebelum dilakukan pengujian. "Jadi sebenarnya tidak begitu efektif," lanjut Sawedi lagi.

Hal itu juga diakui sendiri oleh Wali Kota Makassar yang justru terkesan ragu. Kata dia pengadaan tersebut masih akan dilihat efekvitasnya di lapangan dibanding pendahulunya yaitu PCR dan Swab.

"Walaupun sudah dipakai di pesawat, tapi kan saya juga harus memperhatikan pendapat para senior kedokteran, yang bukan meragukan, tapi dianggap GeNose belum teruji. Sehingga saya perlu uji. Jadi kita fair saja. Jadi ini barang susah. Nanti kalau kita tidak uji, terus kita pakai nanti dibilang sekongkol dengan GeNose," tukas Danny, Minggu (4/4/2021).

Baca Juga: Danny Bakal Nonaktifkan RT/RW, Dewan: Kemunduran Demokrasi
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sebulan Diluncurkan,...
Sebulan Diluncurkan, GeNose Cepat Deteksi Penularan COVID-19
Angkutan Antar Provinsi...
Angkutan Antar Provinsi Kembali Beroperasi, Khofifah Pastikan Swab Test Antigen dan GeNose Cukup
Kini, Status Rapid dan...
Kini, Status Rapid dan GeNose Naik KA Jarak Jauh Hanya Berlaku 24 Jam
Menteri Perhubungan...
Menteri Perhubungan Sidak Layanan Uji Genose di Bandara Juanda
Disdik OKU Wacanakan...
Disdik OKU Wacanakan Genose Jelang Sekolah Tatap Muka
Per Hari 100 Calon Penumpang...
Per Hari 100 Calon Penumpang Pesawat di Bandara Juanda Terdeteksi Positif COVID-19 dari Hasil GeNose
Penemu GeNose Covid-19...
Penemu GeNose Covid-19 Sah Menjadi Guru Besar Ilmu Fisika UGM
Riset GeNose C19 Berhasil...
Riset GeNose C19 Berhasil Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi
Beralih Fungsi, Kontainer...
Beralih Fungsi, Kontainer Makassar Recover di Bontoala Jadi Tempat Karaoke
Rekomendasi
Pilihan Praperadilan...
Pilihan Praperadilan untuk Roy Suryo dan Sidang untuk dr Tifa dalam Polemik Ijazah Jokowi
Siapa Keiichi Tsuchiya?...
Siapa Keiichi Tsuchiya? Legenda yang Ubah Drifting dari Balapan Liar Jadi Kultur Global
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Berita Terkini
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved