Banjir Surut, Polres Lubuklinggau Tetap Siagakan Anggotanya
Rabu, 20 Mei 2020 - 18:46 WIB
loading...
Banjir sudah surut, Polres Lubuklinggau tetap siagakan anggotanya. Foto SINDOnews
A
A
A
LUBUKLINGGAU - Pasca hujan deras yang mengguyuri Kota Lubuklinggau sejak semalam, menyebabkan puluhan rumah di RT 02 Kelurahan Ulak Surung, Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau, terendam banjir.
Ketua RT 02 Kelurahan Ulak Surung, Hera Ningsih mengatakan, kondisi air sekarang sudah mulai surut, sekitat pukul 10.30 WIB tadi. “Banjir kali ini untuk kedua kalinya dan lebih parah dari tahun kemarin,” ujar Ningsih, Rabu (20/05/2020). (Baca juga:Tiga Kecamatan di Kota Lubuklinggau Diterjang Banjir Bandang)
Dikatakan Ningsih, akibat banjir kali ini ada sekitar 23 rumah yang rumahnya kebanjiran sampai masuk ke dalam rumah. Sehingga barang perabotan rumah tangga seperti kasur, kursi, bantal, selimut, kursi dan juga sembako rusak akibat terendam.
Dan ada sekitar lima rumah yang mengalami rusak cukup parah karena tembok rumahnya jebol, di antaranya rumah milik Jomo, Arozi, Rusunah, Apong, Badi Usman yang dinding rumahnya rusak parah. "Tidak ada korban jiwa, hanya saja warga mengalami kerugian materil," ungkapnya.
Ditambahkan Ningsih, Dinas Sosial (Dinsos) sudah mendatangi lokasi, dan mendata rumah-rumah yang terdampak banjir. Ia berharap kepada Dinsos aga warga yang terkena dampak berat diberikan tenda dan selimut, karena semuanya perabotan rumah tangga mereka dalam keadaan rusak. (Baca juga:Warga Sungai Pinang Kesulitan Berjualan Keluar Desa)
Ketua RT 02 Kelurahan Ulak Surung, Hera Ningsih mengatakan, kondisi air sekarang sudah mulai surut, sekitat pukul 10.30 WIB tadi. “Banjir kali ini untuk kedua kalinya dan lebih parah dari tahun kemarin,” ujar Ningsih, Rabu (20/05/2020). (Baca juga:Tiga Kecamatan di Kota Lubuklinggau Diterjang Banjir Bandang)
Dikatakan Ningsih, akibat banjir kali ini ada sekitar 23 rumah yang rumahnya kebanjiran sampai masuk ke dalam rumah. Sehingga barang perabotan rumah tangga seperti kasur, kursi, bantal, selimut, kursi dan juga sembako rusak akibat terendam.
Dan ada sekitar lima rumah yang mengalami rusak cukup parah karena tembok rumahnya jebol, di antaranya rumah milik Jomo, Arozi, Rusunah, Apong, Badi Usman yang dinding rumahnya rusak parah. "Tidak ada korban jiwa, hanya saja warga mengalami kerugian materil," ungkapnya.
Ditambahkan Ningsih, Dinas Sosial (Dinsos) sudah mendatangi lokasi, dan mendata rumah-rumah yang terdampak banjir. Ia berharap kepada Dinsos aga warga yang terkena dampak berat diberikan tenda dan selimut, karena semuanya perabotan rumah tangga mereka dalam keadaan rusak. (Baca juga:Warga Sungai Pinang Kesulitan Berjualan Keluar Desa)
Lihat Juga :