Rusak Cagar Budaya, Bangunan Tanpa IMB di Kota Medan Dihancurkan

loading...
Rusak Cagar Budaya, Bangunan Tanpa IMB di Kota Medan Dihancurkan
Tim terpadu Sat PP Kota Medan menghancurkan bangunan tanpa IMB yang dianggap merusak kawasan cagar budaya di Kesawan, Jalan Ahmad Yani VII tepatnya di depan Gedung Warrenhuis, Medan, Rabu (7/4/2021). Foto: SINDONews/Sartana Nasution
MEDAN - Tim terpadu Satuan polisi PP Kota Medan menghancurkan bangunan tanpa izin mendirikan bangunan ( IMB ), serta dianggap merusak kawasan cagar budaya di Kesawan ,Jalan Ahmad Yani VII tepatnya di depan Gedung Warrenhuis, Medan , Rabu (7/4/2021).

Apalagi, kawasan Kesawan yang masih banyak berdiri bangunan bersejarah akan direvitalisasi Pemko Medan.

Baca juga: Razia di LPKA Kelas I Medan, Kaleng Rokok dan Kawat Diamankan

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan RuangBenny Iskandar mengatakan, penghancuran bangunan yang mendapatkan tindakan tegas itu merupakan milik Beni Basri. Bangunan itu tak mendapatkan Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) karena tidak sesuai dengan bentuk aslinya.



"Memang tak ada izinnya itu, maka kita bongkar sesuai aturan yang berlaku. Kita sudah koordinasi dengan Satpol PP untuk eksekusi," kata Benny, Rabu (7/4/2021).

Benny mengatakan, pihaknya sudah bermusyawarah juga dengan pemilik bangunan dan memberi tempo hingga Senin (6/4/2021). Jika tidak diindahkan akan dibongkar. Dan rekomendasi izin tak akan keluar jika pemilik bangunan tak mampu mengembalikan bangunan ke bentuk awalnya.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Mayat Pria Penuh Luka yang Ditemukan di Semak Terungkap



Padahal kata Benny, pemilik bangunan sudah diberikan contoh berupa foto bangunan sebelumnya yang diberikan oleh Dinas Kebudayaan. "Pak wali kota ingin bangunan di kawasan Kesawan sesuai dengan aslinya. Kalau ada pemilik bangunan yang ingin membangun harus sesuai bentuk aslinya. Begitu juga untuk renovasi dan sebagainya. Dan foto lama bangunan itu sudah diberikan oleh Dinas Kebudayaan sebagai rekomendasi sebelum dibangun menjadi seperti sekarang," katanya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top