Dampak Cuaca Ekstrem, Transmisi Tanjung Bunga-Punagaya Terganggu

Selasa, 06 April 2021 - 20:41 WIB
loading...
Dampak Cuaca Ekstrem,...
Ilustrasi. Foto: SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Cuaca ekstrem yang melanda Kota Makassar dan sekitarnya pada Senin 5 April lalu, mengakibatkan gangguan transmisi Tanjung Bunga-Punagaya, yang berdampak pada terganggunya pembangkit PLTU Jeneponto sebesar 450 MW.

Kondisi ini menyebabkan terjadinya kekurangan daya di sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan sebesar 111 MW pada beban puncak atau pukul 17.00-22.00 Wita.

Baca juga: Listrik di Wilayah Terdampak Cuaca Buruk di Sulsel, Sultra, dan Sulbar Kembali Normal

Sampai dengan saat ini, petugas masih berupaya mengoperasikan kembali pembangkit PLTU Jeneponto.
Dampak Cuaca Ekstrem, Transmisi Tanjung Bunga-Punagaya Terganggu

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, PLN berupaya melakukan penormalan sistem kelistrikan secepatnya,” ujar General Manager PLN UIW Sulselrabar , Awaluddin Hafid.

Baca juga: NTT Diterjang Badai Siklon Tropis Seroja, PLN Perbaiki 359 Gardu Listrik

“Kami juga memohon doa, dukungan serta kerja sama dari seluruh pelanggan agar pasokan listrik kembali normal,” tambahnya.

Untuk pengaduan gangguan pasokan listrik dan informasi layanan kelistrikandapat dilakukan melalui aplikasi PLN Mobile atau contact center 123.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peringatan BMKG: Gelombang...
Peringatan BMKG: Gelombang Tinggi Hantam Sejumlah Perairan Indonesia 20-23 Juli 2026, Ini Daftar Wilayahnya
Kemarau Makin Meluas,...
Kemarau Makin Meluas, BMKG Prediksi Potensi Hujan Lokal Masih Tetap Ada
60,5% Wilayah Indonesia...
60,5% Wilayah Indonesia Telah Memasuki Musim Kemarau
Suhu di Papua Barat...
Suhu di Papua Barat Tembus 39,2 Derajat Celsius, Panas Tertinggi di Indonesia
BMKG Catat 10 Daerah...
BMKG Catat 10 Daerah dengan Suhu Harian Tertinggi, Makassar Sentuh 35,5 Derajat Celsius
Muncul Siklon Tropis...
Muncul Siklon Tropis Maysak, BMKG: Waspada Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Rekomendasi
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Infografis
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Rp100.000 per Kg, Wamendag Salahkan Cuaca
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved