Produksi Landai, Sejumlah Perusahaan di Banten Klaim Tidak Akan Cicil THR

Selasa, 06 April 2021 - 13:58 WIB
loading...
Produksi Landai, Sejumlah...
Ilustrasi/SINDOnews/dok
A A A
BANTEN - Kendati pertumbuhan ekonomi belum stabil akibat terdampak COVID-19 , namun perusahaan di Banten tidak akan cicil Tunjangan Hari Raya (THR) 2021 bagi para pekerja.

Kepala Humas PT Indah Kiat Serang Arif Mahdali mengatakan, sejak Februari 2020 lalu kondisi usaha dan produksi perusahaannya mengalami penurunan akibat COVID-19.

Bahkan hingga saat ini, perusahaan yang memproduksi kertas ini belum terlihat pertumbuhan yang signifikan. "Kondisi perusahan belum ada pertumbuhan signifikan akibat dampak COVID-19," jelas Arif, Selasa (6/4/2021).

Produk dari perusahaan tersebut yang mengutamakan eksapor harus landai karena ada penutupan di beberapa negara tujuan sehingga produksi kertas yang dibuat hanya untuk menutupi kebutuhan dalam negeri.

"Kita hanya menutupi kebutuhan lokal saja, pembuatan kardus untuk mi instan, kardus TV dan lainya," ujar Arif.

Namun, terkait pemberian THR bagi karyawan, PT Indah Kiat tidak akan melakukan pencicilan. Karena selain sudah aturan yang mewajibkan THR harus diberikan oleh perusahaan, secara keuangan pembayaran untuk THR sangat mencukupi.

Sementara itu, data ekspor-impor yang dirilis BPS Banten pada (01/4/2021) mulai menunjukan peningkatan.

Dalam rincian data BPS, total ekspor Banten Februari 2021 naik 5,48 persen dibanding Januari 2021 menjadi USD978,70 juta.

Ekspor nonmigas Februari 2021 mengalami peningkatan 5,55 persen menjadi USD978,22 juta dibanding bulan sebelumnya.

Nilai ekspor nonmigas terbesar pada Februari 2021 berasal dari golongan barang alas kaki (HS 64) yaitu mencapai USD193,90 juta.

Negara tujuan ekspor nonmigas terbesar Februari 2021 yakni Amerika Serikat dengan nilai ekspor USD172,63 juta.

Ekspor nonmigas Februari 2021 mengalami peningkatan nilai pada golongan barang industri, sedangkan pada golongan barang pertanian, pertambangan dan lainnya terjadi penurunan nilai.

Sementara itu, total impor Banten Februari 2021 naik 5,47 persen dibanding Januari 2021 menjadi USD1.047,91 juta.

Impor nonmigas Februari 2021 naik 8,11 persen menjadi USD716,12 juta dibanding bulan sebelumnya. Impor migas Februari 2021 mengalami peningkatan 0,20 persen menjadi USD331,79 juta dibanding Januari 2021.

Baca juga: Ditinggal Kabur Kekasih, Manager asal Jepang Gantung Diri di Kamar Kosan

Nilai impor nonmigas terbesar Februari 2021 berasal dari golongan barang bahan kimia organik (HS 29) yang mencapai USD214,81 juta.

Negara pemasok barang impor nonmigas terbesar pada Februari 2021 adalah Australia dengan nilai impor sebesar USD132,84 juta.

Baca juga: Tindaklanjuti Investasi Murban Energy di Pulau Banyak, Gubernur Aceh Jumpai Menteri Energi UEA

Nilai impor menurut golongan penggunaan barang Februari 2021 mengalami peningkatan pada golongan bahan baku/penolong dan barang modal, sedangkan pada golongan barang konsumsi terjadi penurunan nilai impor.
(boy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
8 Pejabat RSUD Cilacap...
8 Pejabat RSUD Cilacap Diperiksa KPK, Telusuri Iuran THR Bupati Syamsul Auliya
Zulhas Hadiri Pelantikan...
Zulhas Hadiri Pelantikan DPW PAN Provinsi Banten di Tangerang
PSI Banten Fokus Percepat...
PSI Banten Fokus Percepat Pembentukan Ranting
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa
Rekomendasi
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Berita Terkini
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Manfaat MBG Dirasakan...
Manfaat MBG Dirasakan Petani dan Pedagang di Pedesaan dan Daerah 3T
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved