Gus Yaqut dan Gubernur Olly Apresiasi Distribusi 5 Juta Masker Medis GP Ansor, KSP dan Aice Group
Minggu, 04 April 2021 - 22:11 WIB
loading...
A
A
A
“Makna Paskah yang sejati adalah bagaimana kita dapat memperjuangkan, merawat dan menjaga kehidupan kita dalam damai. Komitmen menjagai kehidupan dari ancaman virus berbahaya ini adalah makna umat atas kebangkitan dan harapan kita saat ini. Apresiasi tinggi kami di Sulawesi Utara untuk misi kemanusiaan yang dijalankan GP Ansor, Aice Group dan KSP. Semoga pandemi segera usai dan makin damai dan sejahtera di bumi,” kata Olly.
Senada dengan Menag Yaqut, Olly juga menilai sudah saatnya semua pimpinan dan umat beragama bergerak sinergis dalam mengedukasi dan mencontohkan masyarakat untuk selalu disiplin mengenakan masker dan menjalankan Prokes. Baca: Dua Kali Tembakan Peringatan, Kapal Vietnam Tak Berkutik saat Diamankan di Natuna.
Menurutnya, gerakan pentahelix yang bermodalkan dukungan lima pilar masyarakat dari pemerintahan, sektor swasta, lingkungan akademik, media massa, serta tokoh dan organisasi masyarakat akar rumput akan membuat kesadaran masyarakat untuk menekan penularan di lingkungannya lebih mudah muncul.
Seperti diketahui, kick-off kegiatan yang membagikan 150 ribu masker kepada organisasi keagamaan, gereja, petugas kebersihan, petugas pemakaman, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan elemen masyarakat kelas bawah lainnya di Sulawesi Utara ini adalah bagian dari kampanye dan distribusi 5 juta masker medis di 20 kota Indonesia. Baca Juga: Ribuan Pengasuh dan Pendidik Pesantren di Sumatera Selatan Jalani Vaksinasi COVID-19.
Kegiatan ini telah berlangsung sejak akhir tahun lalu hingga bulan April ini. Manado menjadi kota terakhir yang disambangi misi kemanusiaan ini.
Sebelumnya, GP Ansor, KSP dan produsen es krim Aice mendistribusikan lebih dari empat juta masker medis di Jakarta, Bogor, Cirebon, Bandung, Rembang, Semarang, Batang, Surabaya, Ambon, Palembang, Medan, Batam, Yogyakarta, Malang, Lumajang, Denpasar, Makassar, Lampung dan terakhir di Banjarmasin.
Senada dengan Menag Yaqut, Olly juga menilai sudah saatnya semua pimpinan dan umat beragama bergerak sinergis dalam mengedukasi dan mencontohkan masyarakat untuk selalu disiplin mengenakan masker dan menjalankan Prokes. Baca: Dua Kali Tembakan Peringatan, Kapal Vietnam Tak Berkutik saat Diamankan di Natuna.
Menurutnya, gerakan pentahelix yang bermodalkan dukungan lima pilar masyarakat dari pemerintahan, sektor swasta, lingkungan akademik, media massa, serta tokoh dan organisasi masyarakat akar rumput akan membuat kesadaran masyarakat untuk menekan penularan di lingkungannya lebih mudah muncul.
Seperti diketahui, kick-off kegiatan yang membagikan 150 ribu masker kepada organisasi keagamaan, gereja, petugas kebersihan, petugas pemakaman, pelajar, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, dan elemen masyarakat kelas bawah lainnya di Sulawesi Utara ini adalah bagian dari kampanye dan distribusi 5 juta masker medis di 20 kota Indonesia. Baca Juga: Ribuan Pengasuh dan Pendidik Pesantren di Sumatera Selatan Jalani Vaksinasi COVID-19.
Kegiatan ini telah berlangsung sejak akhir tahun lalu hingga bulan April ini. Manado menjadi kota terakhir yang disambangi misi kemanusiaan ini.
Sebelumnya, GP Ansor, KSP dan produsen es krim Aice mendistribusikan lebih dari empat juta masker medis di Jakarta, Bogor, Cirebon, Bandung, Rembang, Semarang, Batang, Surabaya, Ambon, Palembang, Medan, Batam, Yogyakarta, Malang, Lumajang, Denpasar, Makassar, Lampung dan terakhir di Banjarmasin.
(nag)
Lihat Juga :