Kombatan GAM yang Pernah Dididik di Libya Gelar Silaturahmi, Polisi Siaga Satu
Minggu, 04 April 2021 - 17:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Rem Blong, 2 Gadis Cantik Asal Jombang Meregang Nyawa di Jalur Cangar
"Pasca MOU kesepakatan damai Indonesia dan GAM, rakyat Aceh terus memperjuang kejahteraannya sesuai poin-poin di UUPA, pembatalan agenda politik Pilkada 2022 tetap menjadi pertanyaan bersama, dan tidak ada uang untuk pelaksanaan bukan alasan mutlak. Pihak legislatif Aceh, juga harus memahami dan memperjuangkan kekhususan Aceh, terkait pelaksanaan pilkada," jelas Teungku Nie.
Baca juga: Asyik Berhubungan Seks di Hotel, 5 Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk Petugas Gabungan
Panglima GAM wilayah Pasee ini menambahkan, terjadi pemiskinan terhadap rakyat Aceh, sehingga Aceh menepati urutan teratas daerah termiskin. "Pemerintah Aceh, dan utusan DPRA dari Partai Aceh , harus terus memperjuangkan dan menampung aspirasi masyarakat. Di antaranya pembangunan jembatan-jembatan dan jalanan rusak, rumah dhuafa, dan bencana kekeringan yang melanda persawahan petani di pedesaan saat kemarau tiba," tegasnya.
"Pasca MOU kesepakatan damai Indonesia dan GAM, rakyat Aceh terus memperjuang kejahteraannya sesuai poin-poin di UUPA, pembatalan agenda politik Pilkada 2022 tetap menjadi pertanyaan bersama, dan tidak ada uang untuk pelaksanaan bukan alasan mutlak. Pihak legislatif Aceh, juga harus memahami dan memperjuangkan kekhususan Aceh, terkait pelaksanaan pilkada," jelas Teungku Nie.
Baca juga: Asyik Berhubungan Seks di Hotel, 5 Pasangan Bukan Suami Istri Diciduk Petugas Gabungan
Panglima GAM wilayah Pasee ini menambahkan, terjadi pemiskinan terhadap rakyat Aceh, sehingga Aceh menepati urutan teratas daerah termiskin. "Pemerintah Aceh, dan utusan DPRA dari Partai Aceh , harus terus memperjuangkan dan menampung aspirasi masyarakat. Di antaranya pembangunan jembatan-jembatan dan jalanan rusak, rumah dhuafa, dan bencana kekeringan yang melanda persawahan petani di pedesaan saat kemarau tiba," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :