Video Viral Dugaan Penganiayaan Satwa Dilindungi, Ternyata Ini Hasil Rekonstruksi
Minggu, 04 April 2021 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
Pada Sabtu (3/4/2021) para terduga pelaku dibawa ke balai adat setempat, untuk diperiksa dan dimintai keterangan secara terpisah. Dari hasil pemeriksaan terhadap ponsel perekam video viral tersebut, diketahui video direkam pada tanggal 14 Januari 2021, pelaku yang terlibat lima orang dengan berbagai peran.
Kelimanya adalah A (17) yang merekam atau mengambil video , kemudian MR (15) yang memegang Simpai; HF (32) memegang karung; TPT (16) berbaju batik biru dalam posisi berdiri, dan JM (45) kaos hitam yang juga berdiri. Selanjutnya (18) beperan sebagai penyebar video.
![Video Viral Dugaan Penganiayaan Satwa Dilindungi, Ternyata Ini Hasil Rekonstruksi]()
Petugas Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumatera Barat, Ade Putra mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terpisah para pelaku, terungkap kronologi kejadian berawal saat para pelaku akan mandi di sungai lalu melihat ada Simpai yang terjatuh dan terluka.
Baca juga: Tabrak Truk dengan Kecepatan Tinggi, Anggota Polres Batubara Tewas
"Mereka bermaksud menyelamatkan Simpai sehingga mereka menangkap satwa tersebut. Namun satwa bereaksi dan melawan hingga menyerang pelaku MR yang sudah memegang ekor Simpai. Hal itu membuat para pelaku spontan tertawa," tuturnya.
Kelimanya adalah A (17) yang merekam atau mengambil video , kemudian MR (15) yang memegang Simpai; HF (32) memegang karung; TPT (16) berbaju batik biru dalam posisi berdiri, dan JM (45) kaos hitam yang juga berdiri. Selanjutnya (18) beperan sebagai penyebar video.

Petugas Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumatera Barat, Ade Putra mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan terpisah para pelaku, terungkap kronologi kejadian berawal saat para pelaku akan mandi di sungai lalu melihat ada Simpai yang terjatuh dan terluka.
Baca juga: Tabrak Truk dengan Kecepatan Tinggi, Anggota Polres Batubara Tewas
"Mereka bermaksud menyelamatkan Simpai sehingga mereka menangkap satwa tersebut. Namun satwa bereaksi dan melawan hingga menyerang pelaku MR yang sudah memegang ekor Simpai. Hal itu membuat para pelaku spontan tertawa," tuturnya.
Lihat Juga :