Jejak De Groote Rivier Batavia, Tempatnya Kaum Borjuis Jakarta di Masa Lalu
Minggu, 04 April 2021 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Tragis Fientje de Feniks, PSK Primadona Batavia yang Dibunuh Petinggi Belanda
Gedung ini dibangun sebagai gedung Balai Kota pada 23 Januari 1707, atas perintah Gubernur Jenderal Johan van Hoorn. Gedung tersebut selesai dibangun pada 10 Juli 1710, pada masa Gubernur Jenderal Abraham van Riebeeck.Kini,Kali Besar Kota Tua merupakan tempat destinasi wisata yang menarik di DKI Jakarta. Kali Besar Kota Tua mirip dengan Sungai Cheonggyecheon di Seoul, Korea Selatan.
Beberapa spot menarik yang berada di Kali Besar yaitu, Taman Apung, Jembatan, Patung unik, dan beberapa bangku di pinggir kali bisa menjadi spot menarik untuk berfoto-foto dan diunggah di sosial media. (http://jakarta-tourism.go.id)
Spot-spot menarik lainnya yakni Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik, dan Toko Merah.Kali Besar Kota Tua dibuka untuk publik selama 24 jam. Namun, karena masihbsituasi pandemi kawasan Kali Besar dibatasi hanya sampai pukul 19.00 WIB. Hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran virus COVID-19.
Untuk bisa menuju ke tempat ini secara gratis, pengunjung dapat menggunakan bus tingkat yang dikenal dengan city tour untuk menuju ke Kali Besar. Bus ini beroperasi Senin-Sabtu mulai pukul 10.00-18.00 WIB, dan Minggu pada pukul 12.00-19.00 WIB. Dengan rute History Of Jakarta, pengunjung dapat berangkat dari kawasan Jakarta Pusat untuk naik dari halte Juanda/Masjid Istiqlal, kemudian mengarah ke Monas, Balai Kota, Museum Nasional, Gedung Arsip, hingga akhirnya tiba di Museum BI yang berada di dalam Kawasan Kota Tua. Dari Museum Bank Indonesia, tinggal berjalan beberapa ratus meter saja untuk sampai di Kali Besar. Sesampainya di sana, akan dimanjakan dengan bangunan cagar budaya Kota Tua.
Gedung ini dibangun sebagai gedung Balai Kota pada 23 Januari 1707, atas perintah Gubernur Jenderal Johan van Hoorn. Gedung tersebut selesai dibangun pada 10 Juli 1710, pada masa Gubernur Jenderal Abraham van Riebeeck.Kini,Kali Besar Kota Tua merupakan tempat destinasi wisata yang menarik di DKI Jakarta. Kali Besar Kota Tua mirip dengan Sungai Cheonggyecheon di Seoul, Korea Selatan.
Beberapa spot menarik yang berada di Kali Besar yaitu, Taman Apung, Jembatan, Patung unik, dan beberapa bangku di pinggir kali bisa menjadi spot menarik untuk berfoto-foto dan diunggah di sosial media. (http://jakarta-tourism.go.id)
Spot-spot menarik lainnya yakni Museum Sejarah Jakarta, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, Museum Seni Rupa dan Keramik, dan Toko Merah.Kali Besar Kota Tua dibuka untuk publik selama 24 jam. Namun, karena masihbsituasi pandemi kawasan Kali Besar dibatasi hanya sampai pukul 19.00 WIB. Hal ini bertujuan untuk menekan penyebaran virus COVID-19.
Untuk bisa menuju ke tempat ini secara gratis, pengunjung dapat menggunakan bus tingkat yang dikenal dengan city tour untuk menuju ke Kali Besar. Bus ini beroperasi Senin-Sabtu mulai pukul 10.00-18.00 WIB, dan Minggu pada pukul 12.00-19.00 WIB. Dengan rute History Of Jakarta, pengunjung dapat berangkat dari kawasan Jakarta Pusat untuk naik dari halte Juanda/Masjid Istiqlal, kemudian mengarah ke Monas, Balai Kota, Museum Nasional, Gedung Arsip, hingga akhirnya tiba di Museum BI yang berada di dalam Kawasan Kota Tua. Dari Museum Bank Indonesia, tinggal berjalan beberapa ratus meter saja untuk sampai di Kali Besar. Sesampainya di sana, akan dimanjakan dengan bangunan cagar budaya Kota Tua.
(thm)
Lihat Juga :