Dapat Transfer Ilmu, RSUD Jayapura Mampu Tangani Bedah Saraf Kejepit
Sabtu, 03 April 2021 - 04:12 WIB
loading...
A
A
A
Dengan peningkatan kemampuan dan fasilitas, dr Eka mengharapkan ke depan bila ada pasien yang membutuhkan operasi saraf bisa ditangani di RSUD tanpa harus diterbangkan ke Jakarta.
Sementara dr Tommy Numberi usai melakukan pembedahan menyatakan kegiatan bedah gabungan atau joint surgery ini berlangsung selama kurang lebih 4 jam.
"Kami melakukan operasi atau istilahnya saraf kejepit. Saraf yang paling ujung kita potong untuk membebaskan jepitannya,” katanya.
Atas keberhasilan operasi tersebut, tim medis operasi dari pihak RSUD Jayapura banyak mengucapkan rasa syukur dan merasa beruntung didampingi oleh Prof Eka. "Kegiatan joint surgery ini, kami mendapatkan banyak ilmu baru," imbuh Tommy.
RSUD Jayapura saat ini baru memiliki dua dokter spesialis bedah saraf. Sebelum 2016, semua pasien yang membutuhkan operasi saraf harus di terbangkan ke luar Papua. Setelah itu RSUD Jayapura sudah bisa melakukan operasi saraf untuk kasus ringan.
Sementara dr Tommy Numberi usai melakukan pembedahan menyatakan kegiatan bedah gabungan atau joint surgery ini berlangsung selama kurang lebih 4 jam.
"Kami melakukan operasi atau istilahnya saraf kejepit. Saraf yang paling ujung kita potong untuk membebaskan jepitannya,” katanya.
Atas keberhasilan operasi tersebut, tim medis operasi dari pihak RSUD Jayapura banyak mengucapkan rasa syukur dan merasa beruntung didampingi oleh Prof Eka. "Kegiatan joint surgery ini, kami mendapatkan banyak ilmu baru," imbuh Tommy.
RSUD Jayapura saat ini baru memiliki dua dokter spesialis bedah saraf. Sebelum 2016, semua pasien yang membutuhkan operasi saraf harus di terbangkan ke luar Papua. Setelah itu RSUD Jayapura sudah bisa melakukan operasi saraf untuk kasus ringan.
(shf)
Lihat Juga :