Pelaku UMKM di Kabupaten Luwu Dilatih Strategi Pemasaran
Jum'at, 02 April 2021 - 15:36 WIB
loading...
Bupati Luwu, Basmin Mattayang bersama pelaku UMKM peserta pelatihan strategi pemasaran produk di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Barambing, Kamis (2/4/2021). Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
LUWU - Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Luwu mendapat pelatihan strategi pemasaran produk sekaligus peningkatan kualitas produk sebagai bahan ekspor.
Kegiatan yang dipusatkan di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Barambing, Desa Buntu Kunyi, Kecamatan Suli ini diikuti sejumlah pelaku UMKM dari berbagai kecamatan, Kamis (1/4/2021).
Baca juga: 35 Pelaku UKM di Palopo Dapat Bantuan Setifikat Gratis
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Luwu, Andi Fatahillah menyampaikan, kegiatan ini adalah pelatihan vokasi untuk pelaku UMKM .
"Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia atau SDM pelaku UMKM di Kabupaten Luwu. Pelatihan sebagai upaya agar pelaku UMKM bisa menghasilkan produk yang berkualitas ekspor," katanya.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Sulsel, Abd Malik Faisal yang turut menyaksikan vokasi UMKM ini, menyampaikan bahwa kegiatan ini berjalan berkat kerja sama Pemprov Sulsel dengan Pemkab Luwu .
Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulsel dan menindaklanjuti kunjungan Plt Gubernur Sulsel , Andi Sudirman Sulaiman, beberapa hari lalu di Kabupaten Luwu guna mengoptimalisasi pengoperasian IKM Barambing.
Baca juga: Hadiri Pelantikan Pengurus IMM, Begini Pesan Wakil Wali Kota Palopo
"Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu program kerja kami, di mana bertujuan untuk memaksimalkan berkembangnya wirausaha di Kabupaten Luwu. Setelah berkunjung di tempat ini, Plt Gubernur juga langsung memberikan instruksi kepada kami untuk memberikan perhatian untuk pengembangan Sentra IKM Barambing," ungkap Abd Malik Faisal.
Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan kepada pelaku usaha dalam meningkatkan usahanya, baik pada produksi, pengolahan, pelayanan dan pemasaran
"Kami sengaja membawa pemateri yang memang ahli di bidangnya, ada pula konsultan pendamping dari PLUT KUMKM yang akan membahas bagaimana proses produksi dan pengolahan, strategi pemasaran, teknik desain dan teknologi pemasaran serta peningkatan kualitas sumber daya manusia," katanya.
Baca juga: Dinas Pertanian Kawal Program Agrowisata Luwu
Ke depannya, selain memfasilitasi pelaku UMKM dengan perbankan untuk mendapatkan bantuan modal usaha, pemerintah nantinya akan memilih beberapa pelaku UMKM di Kabupaten Luwu untuk menjadi pilot project penerapan teknologi transaksi nontunai," lanjutnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel juga menyampaikan, bantuan bagi pelaku usaha mikro BPUM tahun 2020 di Kabupaten Luwu di atas Rp20 miliar dengan jumlah penerima8.500 UMKM , dari 15.000 UMKM yang diusulkan.
Bupati Luwu , Basmin Mattayang, saat membuka acara tersebut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan berterima kasih atas perhatian Pemprov Sulsel untuk perkembangan dan kemajuan para pelaku UMKM di Luwu, sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) .
"Atas nama pemerintah Kabupaten Luwu, saya sangat apresiasi dan berterima kasih atas pelaksanaan pelatihan vocational. Kegiatan ini sangat berarti dalam kondisi sekarang, di mana kita terus melakukan berbagai upaya dalam rangka pemulihan ekonomi nasional ," katanya.
Baca juga: Andi Sudirman Sulaiman Canangkan Kawasan Agrowisata Latimojong
Diungkapkan Bupati Luwu , kunjungan Plt Gubernur Sulsel di Kabupaten Luwu pekan lalu banyak memberikan masukan terkait bagaimana mengoptimalkan pengoperasian Sentra IKM Barambing.
“Saat berkunjung di Sentra IKM Barambing ini, Pak Gubernur memuji potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Luwu, hanya saja menurut Pak Gubernur , pengelolaan tempat ini perlu dioptimalkan dan Pemprov Sulsel siap membantu. Atas saran Pak Gubernur juga, insyaallah dalam waktu dekat pemda akan menerbitkan peraturan bupati yang mewajibkan mobil-mobil angkutan untuk singgah di tempat ini," ungkapnya.
Kegiatan yang dipusatkan di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Barambing, Desa Buntu Kunyi, Kecamatan Suli ini diikuti sejumlah pelaku UMKM dari berbagai kecamatan, Kamis (1/4/2021).
Baca juga: 35 Pelaku UKM di Palopo Dapat Bantuan Setifikat Gratis
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Luwu, Andi Fatahillah menyampaikan, kegiatan ini adalah pelatihan vokasi untuk pelaku UMKM .
"Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia atau SDM pelaku UMKM di Kabupaten Luwu. Pelatihan sebagai upaya agar pelaku UMKM bisa menghasilkan produk yang berkualitas ekspor," katanya.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Sulsel, Abd Malik Faisal yang turut menyaksikan vokasi UMKM ini, menyampaikan bahwa kegiatan ini berjalan berkat kerja sama Pemprov Sulsel dengan Pemkab Luwu .
Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Sulsel dan menindaklanjuti kunjungan Plt Gubernur Sulsel , Andi Sudirman Sulaiman, beberapa hari lalu di Kabupaten Luwu guna mengoptimalisasi pengoperasian IKM Barambing.
Baca juga: Hadiri Pelantikan Pengurus IMM, Begini Pesan Wakil Wali Kota Palopo
"Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu program kerja kami, di mana bertujuan untuk memaksimalkan berkembangnya wirausaha di Kabupaten Luwu. Setelah berkunjung di tempat ini, Plt Gubernur juga langsung memberikan instruksi kepada kami untuk memberikan perhatian untuk pengembangan Sentra IKM Barambing," ungkap Abd Malik Faisal.
Pelatihan ini diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan kemampuan kepada pelaku usaha dalam meningkatkan usahanya, baik pada produksi, pengolahan, pelayanan dan pemasaran
"Kami sengaja membawa pemateri yang memang ahli di bidangnya, ada pula konsultan pendamping dari PLUT KUMKM yang akan membahas bagaimana proses produksi dan pengolahan, strategi pemasaran, teknik desain dan teknologi pemasaran serta peningkatan kualitas sumber daya manusia," katanya.
Baca juga: Dinas Pertanian Kawal Program Agrowisata Luwu
Ke depannya, selain memfasilitasi pelaku UMKM dengan perbankan untuk mendapatkan bantuan modal usaha, pemerintah nantinya akan memilih beberapa pelaku UMKM di Kabupaten Luwu untuk menjadi pilot project penerapan teknologi transaksi nontunai," lanjutnya.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel juga menyampaikan, bantuan bagi pelaku usaha mikro BPUM tahun 2020 di Kabupaten Luwu di atas Rp20 miliar dengan jumlah penerima8.500 UMKM , dari 15.000 UMKM yang diusulkan.
Bupati Luwu , Basmin Mattayang, saat membuka acara tersebut memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan berterima kasih atas perhatian Pemprov Sulsel untuk perkembangan dan kemajuan para pelaku UMKM di Luwu, sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) .
"Atas nama pemerintah Kabupaten Luwu, saya sangat apresiasi dan berterima kasih atas pelaksanaan pelatihan vocational. Kegiatan ini sangat berarti dalam kondisi sekarang, di mana kita terus melakukan berbagai upaya dalam rangka pemulihan ekonomi nasional ," katanya.
Baca juga: Andi Sudirman Sulaiman Canangkan Kawasan Agrowisata Latimojong
Diungkapkan Bupati Luwu , kunjungan Plt Gubernur Sulsel di Kabupaten Luwu pekan lalu banyak memberikan masukan terkait bagaimana mengoptimalkan pengoperasian Sentra IKM Barambing.
“Saat berkunjung di Sentra IKM Barambing ini, Pak Gubernur memuji potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Luwu, hanya saja menurut Pak Gubernur , pengelolaan tempat ini perlu dioptimalkan dan Pemprov Sulsel siap membantu. Atas saran Pak Gubernur juga, insyaallah dalam waktu dekat pemda akan menerbitkan peraturan bupati yang mewajibkan mobil-mobil angkutan untuk singgah di tempat ini," ungkapnya.
(luq)
Lihat Juga :