Talaud Diguncang Gempa Tektonik M5,5 Tidak Berpotensi Tsunami
Jum'at, 02 April 2021 - 03:45 WIB
loading...
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi tektonik berkekuatan M=5,5 mengguncang wilayah Kepulauan Talaud berlokasi di laut pada jarak 62 km arah Selatan Kota Melonguane.
A
A
A
TALAUD - Wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud , Sulawesi Utara ( Sulut ) kembali diguncang gempa tektonik, sekira pukul 18.12 Wita. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,5.
Koordinator bidang data dan Informasi BMKG Sulut Edward H Mengko mengatakan, episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,53 Lintang Utara dan 126,70 Bujur Timur , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 62 km arah Selatan Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 80 km.
Baca juga: Talaud Diguncang 3 Kali Gempa Bumi, Begini Penjelasan BMKG
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Sangihe-Talaud. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip)," kata Mengko, Kamis (1/4/2021).
Guncangan gempabumi ini dirasakan di Tahuna dan Siau dengan skala II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut."Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Mengko.
Koordinator bidang data dan Informasi BMKG Sulut Edward H Mengko mengatakan, episenter gempabumi terletak pada koordinat 3,53 Lintang Utara dan 126,70 Bujur Timur , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 62 km arah Selatan Kota Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 80 km.
Baca juga: Talaud Diguncang 3 Kali Gempa Bumi, Begini Penjelasan BMKG
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Sangihe-Talaud. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar (strike slip)," kata Mengko, Kamis (1/4/2021).
Guncangan gempabumi ini dirasakan di Tahuna dan Siau dengan skala II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut."Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Mengko.
Lihat Juga :