Diduga Terlibat Teroris, Warga Tulungagung Ditangkap Bersama Istri dan Anaknya
Selasa, 30 Maret 2021 - 19:59 WIB
loading...
A
A
A
"Ada yang naik ke lantai atas. Ada yang bersenjata lengkap," terang Abu Umar. Sindonews.com sempat masuk ke kamar NM yang usai digeledah petugas. Isi ruangan dalam kondisi masih berantakan. Terutama baju. Terlihat berserak di atas lantai, tepat di depan almari. Pintu almari dalam posisi terbuka. Beberapa tumpukan baju juga terlihat berserak di atas tempat tidur busa.
Baik di kamar maupun lokasi rumah petugas tidak memasang garis polisi. "Kondisinya ya seperti itu setelah digeledah," papar Abu Umar menambahkan. NM berasal dari Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Ia menikahi MB atau putri Abu Umar pada tahun 2005 dan dikarunia dua anak. Sejak menikah pasutri tersebut bertempat tinggal di Desa Tenggur.
Peristiwa penangkapan NM beserta istri serta anaknya yang masih berusia balita tersebut, diakui Abu Umar sangat mengejutkan. Sebab hingga saat ini keluarga belum tahu pasti posisi ketiganya. Ponsel keduanya juga sudah tidak bisa dihubungi. Informasi yang disampaikan Kapolsek, kata Abu Umar, menantu, anak serta cucunya berada di Polres Tulungagung.
"Saya sangat kaget. Keluarga kaget. Kata pak Kapolsek ada di Polres. Tadi juga datang petugas perempuan untuk mengambil baju anak anak untuk cucu saya," papar Abu Umar yang berharap keluarganya bisa segera dipulangkan.

Baik di kamar maupun lokasi rumah petugas tidak memasang garis polisi. "Kondisinya ya seperti itu setelah digeledah," papar Abu Umar menambahkan. NM berasal dari Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar. Ia menikahi MB atau putri Abu Umar pada tahun 2005 dan dikarunia dua anak. Sejak menikah pasutri tersebut bertempat tinggal di Desa Tenggur.
Peristiwa penangkapan NM beserta istri serta anaknya yang masih berusia balita tersebut, diakui Abu Umar sangat mengejutkan. Sebab hingga saat ini keluarga belum tahu pasti posisi ketiganya. Ponsel keduanya juga sudah tidak bisa dihubungi. Informasi yang disampaikan Kapolsek, kata Abu Umar, menantu, anak serta cucunya berada di Polres Tulungagung.
"Saya sangat kaget. Keluarga kaget. Kata pak Kapolsek ada di Polres. Tadi juga datang petugas perempuan untuk mengambil baju anak anak untuk cucu saya," papar Abu Umar yang berharap keluarganya bisa segera dipulangkan.
(shf)
Lihat Juga :