Antisipasi Prajurit Terlibat, Kodam XVIII/Kasuari Amankan Ribuan Miras
Sabtu, 18 April 2020 - 18:54 WIB
loading...
A
A
A
"Beliau ingin, keberadaan kita semua di sini terlibat aktif dalam mendukung program pembangunan maupun kesejahteraan rakyat. Ini selalu ditekankan dalam setiap kesempatan," tegas Andi Gus.
Menurut Andi Gus lebih lanjut, Mayjen Joppye juga sangat perihatin dengan situasi saat ini, ketika semuanya sedang berupaya mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) justru angka kriminal juga meningkat.
"Dari pengumpulan informasi yang ada, memang peningkatan (angka) kriminal ini mayoritas dipicu oleh penggunaan Miras, ditambah juga kebijakan beliau yang melarang prajurit Kasuari menggunakan miras," tambahnya.
Dari hasil penyelidikan yang dilaksanakan oleh Deninteldam XVIII/Kasuari, dapat membuat Pangdam sedikit bernafas lega."Dari hasil penyelidikan itu diamankan ribuan miras, yaitu sekitar 4.115 botol/kaleng. Kemudian diamankan 1 unit mobil dan uang tunai Rp24.450.000," rinci Andi Gus.
Sedangkan terduga pelaku, lanjut Andi Gus, semuanya dari sipil (masyarakat) yaitu R, AT dan U yang semuanya berdomisili di Manokwari. "Dipastikan, dalam bisnis itu tidak ada keterlibatan prajurit," tegas Andi Gus.
Menurut Andi Gus lebih lanjut, Mayjen Joppye juga sangat perihatin dengan situasi saat ini, ketika semuanya sedang berupaya mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) justru angka kriminal juga meningkat.
"Dari pengumpulan informasi yang ada, memang peningkatan (angka) kriminal ini mayoritas dipicu oleh penggunaan Miras, ditambah juga kebijakan beliau yang melarang prajurit Kasuari menggunakan miras," tambahnya.
Dari hasil penyelidikan yang dilaksanakan oleh Deninteldam XVIII/Kasuari, dapat membuat Pangdam sedikit bernafas lega."Dari hasil penyelidikan itu diamankan ribuan miras, yaitu sekitar 4.115 botol/kaleng. Kemudian diamankan 1 unit mobil dan uang tunai Rp24.450.000," rinci Andi Gus.
Sedangkan terduga pelaku, lanjut Andi Gus, semuanya dari sipil (masyarakat) yaitu R, AT dan U yang semuanya berdomisili di Manokwari. "Dipastikan, dalam bisnis itu tidak ada keterlibatan prajurit," tegas Andi Gus.
Lihat Juga :