Perlu Kontrol Harga Elpiji 3 Kilogram di Tingkat Pengecer

Selasa, 30 Maret 2021 - 08:28 WIB
loading...
Perlu Kontrol Harga...
Pekerja menata tabung gas elpii 3 kg kosong sebelum pengisian ulang. Foto: SINDOnews
A A A
MAKASSAR - Kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) tabung gas elpiji bersubsidi tiga kilogram mesti dikontrol. Jangan sampai kebijakan ini jutsru semakin menyulitkan warga di tengah kondisi pandemi Covid-19.

Terlebih menjelang ramadan, lonjakan harga melampaui HET yang sudah ditentukan bisa saja terjadi. Rawan timbul permainan harga, terlebih di tingkat pengecer.

Kepala Bidang Usaha Perdagangan Dinas Perdagangan Makassar , Ikhsan mengatakan akan terus melakukan pemantauan agar tidak ada permainan harga dikalangan pengecer.

"Agar tidak terjadi kelanggkaan dan tidak terjadi permainan harga tentu kami intens melakukan koordinasi, baik dengan pemerintah provinsi dan pertamina," kata Iksan, Senin (29/3/2021).

Selain itu, Ikhsan juga akan melakukan pengawasan rutin di setiap agen dan pangkalan agar pasokan dan harga tetap dalam alur yang telah ditentukan.

Baca Juga: HET Elpiji 3 Kilogram di Sulsel Bakal Naik Menjadi Rp18.500

"Karena sebenarnya itu kadang ada calo-calo ini yang mempermainkan harga sebelum sampai ke pengecer atau di warung-warung kelontong. Makanya itu akan dipantau juga, jangan sampai melambung nanti harganya," ujar dia.

Dia menambahkan, bagi pihak yang berani menaikkan harga di atas yang ditetapkan pemerintah akan diberi sanksi. Termasuk pencabutan izin usahanya.

"Kita selalu imbau ke agen dan pangkalan agar lebih selektif memberikan ke pengecer ini gas elpiji karena sebenarnya juga elpiji tiga kilogram ini diperuntukkan bagi masyarakat pra sejahtera," tutur dia.

Untuk kenaikan harga yang akan berlaku per 1 April 2021 ini, lanjut Ikhsa, pihaknya akan menyosialisasikan kepada masyarakat.

"Setiap ada kebijakan baru tentu kami akan ada sosialisasi dulu. Kita menunggu dari pemprov karena akan ada agenda untuk meninjau di lapangan, kondisinya seperti apa. Apa yang perlu kita jaga ini, stok dan harga," ungkap dia.

Baca Juga: Sambil Ngopi, Beli Bensin & Gas Elpiji Tinggal Pencet Aplikasi

Terpisah, Ketua Komisi B DPRD Makassar, William Laurin menilai kebijakan pemerintah menaikkan harga elpiji tiga kilogram tentu sudah melalui pertimbangan yang matang.

Namun di tengah kondisi pandemi seperti saat ini, dia berharap ada kebijakan yang diberikan pemerintah kota kepada masyarakat. Khususnya bagi masyarakat pra sejahtera.

"Pemkot pasti sudah punya skenario sendiri, ada hal yang mesti dikondisikan tapi ada juga hal-hal yang harus dibantu," kata William, Senin (29/3/2021).

Menurut William, kenaikan elpiji tiga kilogram memberi dampak besar kepada masyarakat. Sehingga, kata dia, mesti ada koordinasi yang melibatkan semua stakeholder.

"Kita harus duduk bersama mengkaji ini, karena dampaknya ke masyarakat. Jadi, pemkot pasti akan bersentuhan dengan masyarakat ketika ada kenaikan seperti ini," tutur dia.

Baca Juga: Inovasi, Babel Gunakan Kartu Kendali Gas Elpiji Pertama di Indonesia
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bupati Aceh Utara Ungkap...
Bupati Aceh Utara Ungkap Elpiji 3 Kg Masih Langka Pascabencana
Pertamina Apresiasi...
Pertamina Apresiasi Polrestro Tangerang Kota Bongkar Penyalahgunaan Gas 3 Kg
Polres Priok Ungkap...
Polres Priok Ungkap Pengoplosan Elpji 3 Kg Subsidi, 6 Pelaku Ditangkap
Gas 3 Kg Masih Langka...
Gas 3 Kg Masih Langka di Tigaraksa Tangerang, Warga Antre di Pangkalan
Catat! Daftar Pangkalan...
Catat! Daftar Pangkalan Resmi Gas 3 Kg di Bogor, Lengkap dengan Alamatnya
Partai Perindo Prihatin...
Partai Perindo Prihatin Warga Meninggal saat Antre Gas 3 Kg di Pamulang
5,8 Juta Tabung LPG...
5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Perkuat Pasokan selama Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih
Bahlil Buka Opsi LPG...
Bahlil Buka Opsi LPG 3 Kg Diganti CNG, Masuk Tahap Uji Coba
LPG ke Industri Bakal...
LPG ke Industri Bakal Dibatasi, Kebutuhan Gas Melon Jadi Prioritas
Rekomendasi
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved