Bocah Korban Nafsu Tinggi Guru Ngaji Blitar Kemungkinan Bertambah

Senin, 29 Maret 2021 - 21:11 WIB
loading...
Bocah Korban Nafsu Tinggi...
Tersangka MHY (60), guru ngaji asal Kemloko, Nglegok, Kabupaten Blitar diduga mencabuli enam bocah. Foto/SINDOnews/Solichan Arif
A A A
BLITAR - Pengungkapan korban pencabulan tersangka MHY (60), guru ngaji asal Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, tidak berhenti pada enam anak. Polres Blitar Kota menduga masih ada anak anak lain yang menjadi korban tersangka MHY.

Baca juga: Cabuli 6 Anak di Blitar, Guru Ngaji Mengaku Bernafsu Tinggi

"Tidak menutup kemungkinan dari enam korban ini akan bertambah. Nanti kita lakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut," ujar Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan kepada wartawan Senin (29/3/2021).

Baca juga: Godain Istri Tetangga, Dedi Irama Meregang Nyawa Kena Tikaman Pisau

Aksi bejat MHY berlangsung sejak tahun 2017. Perbuatan tidak senonoh yang selalu dilakukan di rumahnya tersebut berlangsung berulangkali. Tidak hanya mencabuli. MHY juga menyetubuhi. Dari enam korban yang berusia 9 tahun sampai 12 tahun, empat di antaranya ia setubuhi. Bahkan ada satu korban yang disetubuhi hingga sepuluh kali.

MHY ditangkap setelah keluarga korban memutuskan melapor ke Polres Blitar Kota. "Dari pemeriksaan diketahui, perbuatan pelaku terakhir dilakukan pada Februari 2021," terang Yudhi.

Sementara dalam pemeriksaan juga diketahui, tersangka MHY dan enam korbannya bertempat tinggal satu lingkungan dusun. Satu sama lain saling mengenal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perempuan Bangsa Desak...
Perempuan Bangsa Desak Pendampingan Total Santri Korban Kekerasan Seksual Kiai di Pati
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Kasus Pencabulan Puluhan...
Kasus Pencabulan Puluhan Santriwati, Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Dicabut dan Ditutup Permanen
Temui Hotman Paris,...
Temui Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Ndolo Kusumo Pati Ungkap Intimidasi dari Keluarga Pelaku
Korban Pencabulan Pendiri...
Korban Pencabulan Pendiri Ponpes Ndolo Kusumo Pati Sudah Lapor Polisi sejak 2024, tapi Malah Dapat Intimidasi
Inilah Aktivis Australia...
Inilah Aktivis Australia yang Mengalami Pelecehan Seks oleh Pasukan Israel saat Misi GSF
341 Predator Anak Ditangkap...
341 Predator Anak Ditangkap di California
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan ITSafe, Peta Digital Area Rawan Pelecehan dan Catcalling
Rekomendasi
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Berita Terkini
Gunung Semeru Erupsi,...
Gunung Semeru Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 1.200 Meter di Atas Puncak
687 Orang Laporkan Dugaan...
687 Orang Laporkan Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel ke Polda Metro Jaya
Kasus Penipuan Hanania...
Kasus Penipuan Hanania Travel, Polda Metro Periksa 70 Saksi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved