Anak Durhaka di Tulungagung, Diminta Istirahat, Orang Tua Malah Dihajar
Sabtu, 27 Maret 2021 - 13:24 WIB
loading...
A
A
A
Sementara mendengar ribut ribut, ibu Kuswinarno keluar. Ia mendekati Kuswinarno, dengan tujuan amarah si anak bisa mereda. Namun oleh Kuswinarno, tangan ibunya dicengkramnya. Ia kibaskan sekencang kencangnya sampai si ibu terjengkang.
Baca juga: Mayat Laki laki Bertato di Sungai Brantas Tulungagung Diduga Jatuh Terpeleset
"Ibunya yang melerai juga terjatuh," kata Agus. Situasi di lokasi kejadian seketika heboh. Warga berdatangan. Termasuk kepala desa setempat, juga mendatangi lokasi. Sementara Kuswinarno sudah seperti kesetanan. Kades yang mencoba pendekatan persuasif, juga ditendangnya.
Karena dianggap sudah membahayakan, warga beramai ramai meringkus Kuswinarno. Menurut Agus, dari keterangan keluarga dan warga setempat, yang bersangkutan mengalami gejala depresi atau stress. Kuswinarno sudah sebulan sulit tidur. Ia kerap mondar mandir sambil bicara sendiri.
Atas pertimbangan dugaan gangguan jiwa yang bersifat kambuhan, pihak keluarga serta kepala desa yang ikut menjadi korban penganiayaan, memutuskan tidak membawa ke jalur hukum. "Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit di Ngunut untuk menjalani perawatan," pungkas Agus.
Baca juga: Mayat Laki laki Bertato di Sungai Brantas Tulungagung Diduga Jatuh Terpeleset
"Ibunya yang melerai juga terjatuh," kata Agus. Situasi di lokasi kejadian seketika heboh. Warga berdatangan. Termasuk kepala desa setempat, juga mendatangi lokasi. Sementara Kuswinarno sudah seperti kesetanan. Kades yang mencoba pendekatan persuasif, juga ditendangnya.
Karena dianggap sudah membahayakan, warga beramai ramai meringkus Kuswinarno. Menurut Agus, dari keterangan keluarga dan warga setempat, yang bersangkutan mengalami gejala depresi atau stress. Kuswinarno sudah sebulan sulit tidur. Ia kerap mondar mandir sambil bicara sendiri.
Atas pertimbangan dugaan gangguan jiwa yang bersifat kambuhan, pihak keluarga serta kepala desa yang ikut menjadi korban penganiayaan, memutuskan tidak membawa ke jalur hukum. "Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke rumah sakit di Ngunut untuk menjalani perawatan," pungkas Agus.
(msd)
Lihat Juga :