Prodi Rekayasa Tekstil UII Bikin Masker dan Baju Hazmat Antibakteri

Sabtu, 18 April 2020 - 19:06 WIB
loading...
A A A
Tahap awal, UII sudah membuat 2.000 pieces masker, 14 baju hazmat yang terdiri dari tujuh dari bahan nonwoven polivinil, lima bahan rayon, dan dua dari polyester. UII akan membuat lagi 8.000 pieces masker dan 100 baju hazmat untuk didistribusikan ke rumah sakit dan puskesmas yang membutuhkan.

"Kami akan mengevaluasi dan mengembangkan lagi, dari bahan-bahan tersebut yang paling cocok untuk pembuatan masker dan APD," katanya.

Faizal menambahkan, selain mendistribusikan masker dan baju hazmat, UII juga akan mendistribusikan bahan untuk membuat masker dan baju hazmat ke UKM. Nantinya mereka yang akan membuat untuk memenuhi pesanan dari rumah sakit maupun puskesmas. Diharapkan dengan membuat alat pelindung diri (APD), perekonomian UKM tetap berjalan.

Dosen Prodi Rekayasa Tekstil FTI UII, Febrianti Nurul Hidayah menambahkan, selain antibakteri, APD ini tidak tembus air dan udara. Masker dan baju hazmat yang mereka produksi itu bisa tahan untuk enam jam dan tidak sekali pakai. Setelah dipakai masih bisa dicuci dan digunakan lagi. Namun hanya bisa digunakan sampai empat kali.

"Harga satu pieces masker yang mereka produksi Rp3.700, sedangkan baju hazmat antara Rp40.000-Rp70.000 tergantung bahan yang digunakan," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Edukasi Zero...
Dorong Edukasi Zero Waste, GreenSkill ID Dukung Lintas Lingkungan 2025 UII
Kolaborasi Vinilon Group...
Kolaborasi Vinilon Group dan UII Hadirkan Akses Air Bersih di Kulonprogo
Pakar Hukum UII Bedah...
Pakar Hukum UII Bedah Buku Hasil Eksaminasi Perkara Mardani Maming
Korupsi APD COVID-19...
Korupsi APD COVID-19 Sebesar Rp1,4 Miliar, Kepala Dinas Kesehatan Sumut Dituntut 20 Tahun Penjara
Tabur Bunga Simbolisasi...
Tabur Bunga Simbolisasi Matinya Demokrasi, UII Yogyakarta Keluarkan 7 Pernyataan Sikap
UII Yogyakarta Gelar...
UII Yogyakarta Gelar Tabur Bunga Simbolisasi Matinya Demokrasi Indonesia
GEM Perkuat Standar...
GEM Perkuat Standar K3 dan APD demi Keselamatan Pekerja
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Eks Pejabat Kementerian Kesehatan Dituntut 4 Tahun Penjara
Rekomendasi
Asal Usul Nama Surat...
Asal Usul Nama Surat Al-Baqarah: Kisah Sapi Betina yang Mengungkap Misteri Pembunuhan
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved