Bu Kades yang Ditangkap Saat Berduaan di Kamar dengan Perangkatnya, Gugat Cerai Suami

Sabtu, 27 Maret 2021 - 10:15 WIB
Bu Kades yang Ditangkap Saat Berduaan di Kamar dengan Perangkatnya, Gugat Cerai Suami
Kades Wotgalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Rini Kusmiati melaporkan suaminya, Eko Martono ke Polres Pasuruan Kota. Foto/iNews TV/Jaka Samudera
A A A
PASURUAN - Kades Wotgalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Rini Kusmiati yang tertangkap b erduaan di dalam kamar bersama seorang pria bernama Salam, menggugat cerai suaminya, Eko Martono.

Baca juga: Kemaluan Pria Ini 'Mati' Digigit Istrinya karena Bermalam dengan Istri Kedua

Ibu dua anak ini, menggugat cerai suaminya di Pengadilan Agama Pasuruan, dan sudah pisah ranjang selama lima bulan. Dia menuduh suaminya yang merupakan ASN di Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, memiliki wanita idaman lain (WIL).





Pasangan suami istri ini melakukan aksi saling lapor ke polisi. Eko Martono melaporkan istrinya, atas dugaan perzinahan yang dilakukan dengan Perangkat Desa Wotgalih, Salam. Bahkan, Rini dan Salam sempat digerebek warga saat berduaan di dalam kamar.

Baca juga: Jadi Korban Salah Tangkap Satreskoba Polresta Malang Kota, Pamen TNI AD Sudah Berdinas

Sementara Rini mengadukan pencemaran nama baik ke Polres Pasuruan Kota, karena fotonya dalam kondisi telanjang dada diunggah ke media sosial. Saat melapor ke Polres Pasuruan Kota, Rini bercerita kalau hubungannya dengan suami sudah retak sejak terpilih menjadi kades karena diduga suaminya memiliki WIL.

Rini mengaku sudah lima bulan pisah ranjang dengan suaminya, karena suaminya selingkuh. Bahkan dia juga telah mengajukan gugatan cerai. Terkait penggerebekan warga, dia mengaku sedang berkoordinasi dengan Salam, tiba-tiba langsung digerebek . Antara dirinya dengan Salam, tidak ada hubungan asmara.

Baca juga: Sleman Gempar, Truk Hilang Kendali Hantam 10 Mobil di Lampu Merah Ring Road Utara

Kuasa hukum Eko Martono, Aditya Anugrah Purwanto membenarkan bila kliennya didugat cerai oleh istrinya. Namun hingga kini belum mendapat panggilan untuk sidang gugatan cerai di Pengadilan Agama Pasuruan.
(eyt)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2217 seconds (11.97#12.26)