Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi COVID-19, HIPMI Jawa Timur Gelar HIPMI Fest

Jum'at, 26 Maret 2021 - 13:49 WIB
loading...
Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi COVID-19, HIPMI Jawa Timur Gelar HIPMI Fest
HIPMI Jawa Timur berupaya mendorong pemulihan ekonomi akibat pandemi dengan menggelar HIPMI Fest, Virtual Expo. Foto/Lukman
A A A
SURABAYA - Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur (Jatim) terus bergerak mendorong pemulihan ekonomi.

Salah satunya lewat “HIPMI Fest, Virtual Expo” yang digelar selama sebulan penuh mulai tanggal 24 Maret hingga 24 April 2021. HIPMI Fest juga digelar dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) HIPMI ke-XIV.

Ketua Panitia Musda ke-XIV BPD HIPMI Jatim, Ahmad Salim Assegaf mengatakan Expo Virtual yang bisa diakses melalui www.hipmifest.com ini menyajikan berbagai program unggulan anggota HIPMI Jatim, sharing session, business forum, dan kompetisi e-sport.

“Harapan kami, HIPMI Fest ini bisa menjadi wadah bagi pelaku usaha, khususnya anggota BPC HIPMI se-Jatim untuk memasarkan produk mereka, selain juga bisa memberikan motivasi serta jejaring,” ujar Ahmad di Surabaya, Jumat (26/3/2021).

Ketua Umum HIPMI Jatim Demisioner, Mufti Anam mengungkapkan, Hipmi Fest adalah sebuah karya BPD HIPMI Jatim yang didedikasikan untuk pengusaha muda yang ada di BPC HIPMI di seluruh kabupaten/kota di Jatim.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap teman-teman pengusaha mulai terbiasa dengan digital marketing. Karena satu-satunya strategi yang mampu menyelamatkan di saat pandemi adalah penerapan teknologi digital di seluruh lini bisnis,” ujar Mufti Anam.

Sementara itu, Panitia Pelaksana HIPMI Fest Yusuf Karim Ungsi mengatakan, kegiatan ini adalah upaya HIPMI Jatim untuk memberikan pemahaman kepada pengusaha muda tentang bagaimana menggunakan platform digital dalam berbisnis.

“Dan ketika kami telah masuk, ternyata keinginan tersebut tidak semudah membalikkan tangan. Perubahan mindset harus benar-benar dilakukan sebab masih banyak pengusaha yang berpikir sangat sederhana dan terkesan cuek dengan teknologi. Kita berikan bimbingan. Kita gandeng e-commerce Shopee untuk memberikan pelatihan sebelum pameran dan sudah empat kali pelatihan digelar,” tambahnya.

Pelatihan yang diberikan terkait tentang bagaimana cara mulai membuat akun, cara agar tampilan produk menarik hingga menjadi star seller.

Intinya, pelatihan dilakukan agar pengusaha di daerah bisa memanfaatkan platform e-commerce untuk meningkatkan penjualan. Ada sekitar 200 hingga 300 UMKM yang ikut dalam pameran.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3476 seconds (10.55#12.26)