Polisi Jadwalkan Reka Ulang Kasus Pembunuhan Youtuber Makassar

Kamis, 25 Maret 2021 - 18:15 WIB
loading...
Polisi Jadwalkan Reka...
Penyidik Unit Reskrim Polsek Panakkukang berencana menggelar reka ulang kasus pembunuhan terhadap youtuber Makassar. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Penyidik Unit Reskrim Polsek Panakkukang berencana menggelar reka ulang kasus pembunuhan terhadap youtuber Makassar berinisial AP, pria 20 tahun itu tewas di tangan teman perempuannya berinisial AS di Wisma Jalan Topaz Raya, beberapa waktu lalu.

Kanit Reskirm Polsek Panakkukang mengatakan reka ulang tersebut sementara dirembukkan pihaknya. Agenda itu jadi bagian pemberkasan tersangka AS, yang diduga menikam korban dengan puluhan tusukan.

Meski begitu Iqbal mengaku masih ada beberapa pertimbangan sebelum melakukan rekonstruksi ulang, salah satunya adalah lokasi.

"Kita upayakan secepatnya rekon. Cuman pelaksanaannya di tempat kejadian perkara (TKP) atau di kantor ( Polsek Panakkukang ), itu nanti kita lihat kondisinya," ungkapnya, Kamis (25/3/2021).

Dia menjelaskan pelaksanaan reka ulang nantinya akan melibatkan beberapa pihak. "Jaksa, pengacara, pihak korban, dan tersangka kita hadirkan juga. Ini bagian dari penyidikan untuk kelengkapan berkas perkara," kata Perwira Polri dua balok itu.

Baca Juga: Mahasiswi Pembunuh Selebgram di Makassar Jalani Trauma Healing

Iqbal menyatakan pemeriksaan saksi sudah selesai. Berkas kasusnya sedang dirampungkan. "Pemeriksaan saksi-saksi juga selesai, mungkin ada lima sampai enam orang. Masing-masing dari pihak korban, tersangka, terus yang di TKP, sama ahli kejiwaan," ujarnya.

Selain menjadwalkan rekonstruksi, kata Iqbal, penyidik sementara ini juga masih menunggu hasil dari pemeriksaan kejiwaan tersangka AS. "Habis itu kalau rampung, kita kirim berkas (ke kejaksaan)," imbuh Iqbal.

Kondisi kejiwaan AS diperiksa, sebab dalam pemeriksaan sebelumnya, dia sering memberikan keterangan yang dianggap mengada-ada kepada penyidik. AS masih ditahan di sel tahanan wanita Polsek Panakkukang .

Sebelumnya, aparat kepolisian mengungkap kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang pria berinisial AP (20) di Wisma Jalan Topaz Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, sekitar pukul 05.15 Wita, Jumat (5/3/2021). Korban ditemukan terkapar dengan luka parah di bagian dada di dalam wisma tersebut.

Baca Juga: Pria Tewas Bersimbah Darah di Wisma Ternyata YouTuber Makassar

Pelaku AS menikam AP menggunakan pisau dapur yang telah dibawanya dari rumah. Keduanya sudah janjian bertemu di lokasi sebelumnya. Pertemuan dilanjutkan di wisma untuk memperbincangkan masalah hubungan mereka.

AS sakit hati karena keseriusannya menjalin hubungan hanya dianggap main-main oleh AP. AS mengaku, sebelum menikam, AP bahkan sempat menyatakan akan mengakhiri hubungan dan pergi menjauh.

Kasi Humas Polsek Panakkukang , Bripka Ahmad Halim menerangkan, korban AP merupakan salah satu konten kreator di Makassar yang populer dengan konten makan mie di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Antang yang dipublikasikan di akun Youtube. “Bisa dibilang selebgram, youtuber atau konten kreator juga,” ungkap Halim.

Akibat perbuatan AS penyidik menjeratnya dengan Pasal 338 Junto 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun.

Baca Juga: Pembunuh YouTuber Makassar Akan Jalani Pemeriksaan Kejiwaan
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Pesta Miras di...
Gelar Pesta Miras di Dekat Masjid, Belasan Pemuda Digerebek Polisi
3 Komplotan Penghipnotis...
3 Komplotan Penghipnotis Diciduk Polisi Usai Beraksi Tinggalkan Korban Tak Sadarkan Diri di Jalan
Berkat Quick Respon...
Berkat Quick Respon Terhadap Kekerasan Anak, Dr Imaculata Harap Ada Sosok Kompol Jamal Berikutnya
Keterlaluan! Ibu Kandung...
Keterlaluan! Ibu Kandung dan Pacar Aniaya Balita Sendiri Gara-gara Menangis
Penganiaya Bayi di Makassar...
Penganiaya Bayi di Makassar yang Juga Pacar Ibu Korban Akhirnya Diringkus
Tangan 2 Korban Pembacokan...
Tangan 2 Korban Pembacokan di Panakkukang Terpaksa Diamputasi
Begal Sadis Beraksi...
Begal Sadis Beraksi dengan Panah Diamankan di Makassar
Diduga Terlibat Cinta...
Diduga Terlibat Cinta Segitiga, Pria di Makassar Tebas Suami Orang
Dua Pria Diduga Begal...
Dua Pria Diduga Begal Sadis Diringkus saat Tertidur Pulas di Rumahnya
Rekomendasi
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Kisah Yasin Ayari dan...
Kisah Yasin Ayari dan Gol Perdana Swedia di Piala Dunia Setelah 2.893 Hari
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Polisi Tangkap 2 Pelaku...
Polisi Tangkap 2 Pelaku yang Hendak Culik Lansia di PIK Jakut
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved