Kronologi Tewasnya Pemandu Lagu di Malang, Ditabrak Truk dan Diperkosa Penjaga Kafe

Kamis, 25 Maret 2021 - 12:19 WIB
loading...
Kronologi Tewasnya Pemandu...
Kepolisian akhirnya berhasil mengamankan dua orang pembunuhan wanita muda pemandu lagu di Pakisaji, Kabupaten Malang. Okezone/Avi
A A A
MALANG - Kepolisian akhirnya berhasil mengamankan dua orang pembunuhan wanita muda pemandu lagu di Pakisaji, Kabupaten Malang. Kedua pelaku yang diamankan yakni Wahyudi (34) berprofesi seorang supir dan Adi Prayitno alias Dalbo (28) penjaga sebuah tempat karaoke dan kafe, di sekitar lokasi penemuan mayat Setia Nurmiati alias Ayu (21). Kedua pelaku memiliki peran dan diamankan di dua tempat berbeda.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar mengatakan, pelaku Wahyudi terlebih dahulu ditangkap di daerah Gempol Pasuruan. Pelaku diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan, identifikasi, serta pemeriksaan sejumlah saksi-saksi.

"Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui akhirnya yang melakukan pembunuhan dan menghilangkan nyawa adalah mantan pacar si Ayu sendiri. Dalam waktu tidak lebih dari 6 jam, anggota Satreskrim Polsek Pakisaji dan Polres Malang sudah bisa melakukan penangkapan Wahyudi di Gempol Pasuruan," ungkap Hendri Umar saat memimpin rilis di Mapolres Malang, pada Kamis pagi (25/3/2021).

Setelah menangkap Wahyudi, polisi kemudian mengembangkan keterangan pelaku dan berhasil mengamankan Dalbo di kafenya. Kedua pelaku ini saling mengenal lantaran Wahyudi beberapa kali ke Kafe 88, tempat dimana Dalbo bekerja.

"Dimana awalnya pada Senin 23 Maret 2021 sekitar pukul 22.00 WIB sampai 01.00 WIB, pelaku Wahyudi dan teman-temannya, awalnya minum - minum bersama di kafe dan karaoke 88, termasuk di situ ada teman perempuan Wahyudi berinisial A," beber Hendri Umar.

Usai berpesta miras di kafe tersebut, Wahyudi dan pacarnya menuju truk fuso yang telah terparkir di depan kafe. Keduanya kemudian bermaksud hendak tidur di truk tersebut, hingga akhirnya sekitar pukul 01.30 WIB suara teriakan dan gedoran Ayu mengagetkan keduanya.

Korban Ayu ini meneriaki dan memaki Wahyudi lantaran mendapati Wahyudi bersama perempuan lain, sehingga Wahyudi tersinggung dan terganggu. "Karena merasa terganggu, pelaku kemudian menyalakan truknya dan sengaja diarahkan ke kanan sedikit sehingga menabrak tubuh korban," ujarnya.

Selanjutnya korban yang terjatuh ditinggalkan oleh Wahyudi ke arah utara bersama sang pacarnya mengendarai truk. Saat dalam perjalanan ini Wahyudi menghubungi pelaku kedua bernama Dalbo, kepada Dalbo, Wahyudi ini meminta mengecek kondisi si Ayu.

"Si Dalbo ini dalam keadaan mabuk berat melihat Ayu tergeletak di pinggir jalan, langsung diseret ke warung di samping karaoke dan kafe 88, sesampainya di warung yang tidak terpakai lagi, dimana situasi cukup gelap tersangka menyetubuhi korbannya yang sudah tidak berdaya lagi dengan luka cukup parah," paparnya.

Dalbo selanjutnya meninggalkan korban tergeletak di lokasi dan ia kembali ke kafenya untuk menutup kafenya. Saat itulah Ayu menghembuskan napas terakhirnya hingga ditemukan oleh seorang tukang sampah yang tengah mencari sampah di sekitar lokasi. Baca: Mamuju Gempar, Ambulans Melaju Kencang Tabrak Pemotor, Pasien Rujukan Tewas.

"Sebelum disetubuhi oleh Dalbo ini, korban telah mengalami sejumlah luka akibat ditabrak truk yang dikemudikan Wahyudi. Korban mengalami patah tulang paha hingga pecah pembuluh darah di otak, akibat tertabrak truk oleh Wahyudi," jelasnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diamankan di Mapolres Malang. Keduanya terancam pasal KUHP berbeda. Wahyudi dijerat dengan pasal 338 juncto Pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian. Baca Juga: Laskar Melayu Berduka, Panglima Besar Syarwan Hamid Meninggal Dunia.

Sedangkan pelaku Adi Prayitno alias Dalbo dijerat dengan Pasal 286 KUHP juncto Pasal 306 KUHP mengenai pemerkosaan ke orang yang dalam keadaan tidak berdaya, serta menelantarkan orang dengan kondisi tidak sadarkan diri.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Kasus Pembunuhan Balita...
Kasus Pembunuhan Balita di Bekasi, Polisi Tetapkan Paman Jadi Tersangka
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Tragis, Pria Tewas Dibacok...
Tragis, Pria Tewas Dibacok OTK di Cengkareng
Satgas Tetapkan 1 Jaringan...
Satgas Tetapkan 1 Jaringan KKB Tersangka Pembunuhan di Yahukimo
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Di Tengah Piala Dunia...
Di Tengah Piala Dunia 2026, Kapten Timnas Cape Verde Diselidiki Polisi atas Dugaan Pemerkosaan
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Rekomendasi
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Kawal Kedaulatan Energi...
Kawal Kedaulatan Energi di Jatim, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Cek Kesiapan SAF hingga B50
Berita Terkini
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved