135.837 KK di Pemalang Terima Bansos Dampak COVID-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 21:53 WIB
loading...
A
A
A
Untuk meminimlaisir terjadinya salah sasaran penerima Bansos, Dinsos Kabupaten Pemalang melakukan koordinasi dengan kecamatan, kelurahan atau desa dan pengecekan data melalui Kasie Kesra di tingkat desa dan Kasie Eksbangsos di Kelurahan untuk melakukan validasi data selanjutnya diserahkan ketingkat desa dan di sahkan melalui Musdes atau Muskel.
Guna memutus rantai penyebaran virus COVID-19, dalam penyaluran bansos sambung Masduki, Dinsos sudah melakukan sosialisasi berupa imbauan kepada PT Pos dan desa agar tetap menjaga kesehatan untuk mencegah atau mengurangi penularan COVID-19 sesuai prosedur protap kesehatan.
"Apabila ada warga yang belum terdaftar, Dinsos menyarankan agar warga melaporkan dan mendaftarkan kepada desa atau kelurahan-nya masing-masing," imbaunya. (Baca juga : Tidak Tepat Sasaran, DPRD Pemalang Minta Penerima Bansos Didata Ulang )
Masduki juga menyambut baik, adanya wacana pendataan ulang atau evaluasi terhadap daftar penerima Bansos. Menurutnya, data saat ini belum dinyatakan final dan masih ada tambahan atau pengurangan sesuai dengan kebutuhan.
"Kami berharap dapat dievaluasi kembali dari Kemensos agar daerah diberikan kewenangan untuk mengusulkan pengganti penerima bansos baik yang mengundurkan diri atau graduasi lantaran warga tersebut sudah dinyatakan mampu secara ekonomi," pungkasnya.
Guna memutus rantai penyebaran virus COVID-19, dalam penyaluran bansos sambung Masduki, Dinsos sudah melakukan sosialisasi berupa imbauan kepada PT Pos dan desa agar tetap menjaga kesehatan untuk mencegah atau mengurangi penularan COVID-19 sesuai prosedur protap kesehatan.
"Apabila ada warga yang belum terdaftar, Dinsos menyarankan agar warga melaporkan dan mendaftarkan kepada desa atau kelurahan-nya masing-masing," imbaunya. (Baca juga : Tidak Tepat Sasaran, DPRD Pemalang Minta Penerima Bansos Didata Ulang )
Masduki juga menyambut baik, adanya wacana pendataan ulang atau evaluasi terhadap daftar penerima Bansos. Menurutnya, data saat ini belum dinyatakan final dan masih ada tambahan atau pengurangan sesuai dengan kebutuhan.
"Kami berharap dapat dievaluasi kembali dari Kemensos agar daerah diberikan kewenangan untuk mengusulkan pengganti penerima bansos baik yang mengundurkan diri atau graduasi lantaran warga tersebut sudah dinyatakan mampu secara ekonomi," pungkasnya.
(nun)
Lihat Juga :