1.483 Usulan Dalam Musrenbang RKPD Luwu Utara, Infrastruktur Mendominasi
Rabu, 24 Maret 2021 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
Bupati Indah Putri Indriani mengatakan, ribuan usulan yang masuk adalah bukti komitmen Pemkab Luwu Utara untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan, sehingga perencanaan yang dihasilkan bisa berkualitas dan implementatif.
“Saya percaya, usulan di sektor infrastruktur ini pada hakekatnya adalah untuk menunjang sektor-sektor lainnya, termasuk peningkatan pendapatan masyarakat,” kata Indah dalam siaran persnya kepada SINDOnews.
Baca juga: Luwu Utara Serahkan LKPD 2020 Sesuai Jadwal BPK Sulsel
Bupati Luwu Utara dua periode ini berharap kepada seluruh jajarannya, para pemangku kepentingan (stakeholder), serta seluruh pihak yang tergabung dalam kolaborasi pentahelix untuk merumuskan dan menyepakati perencanaan pembangunan tahun anggaran 2022 melalui program prioritas Pemkab Luwu Utara dalam rangka mewujudkan visi Luwu Utara yang maju, mandiri dan harmonis.
Visi ini, lanjut Indah, harus dijabarkan ke dalam lima misi, yaitu: (1) Memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional dan akuntabel; (2) Mewujudkan pelayanan dasar yang berkeadilan sosial, ekonomi yang produktif, dan berdaya saing; (3) Memperkuat konektivitas infrastruktur; (4) Meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup dan ketahanan bencana; serta (5) Meningkatkan ketahanan budaya berbasis kearifan lokal.
“Saya percaya, usulan di sektor infrastruktur ini pada hakekatnya adalah untuk menunjang sektor-sektor lainnya, termasuk peningkatan pendapatan masyarakat,” kata Indah dalam siaran persnya kepada SINDOnews.
Baca juga: Luwu Utara Serahkan LKPD 2020 Sesuai Jadwal BPK Sulsel
Bupati Luwu Utara dua periode ini berharap kepada seluruh jajarannya, para pemangku kepentingan (stakeholder), serta seluruh pihak yang tergabung dalam kolaborasi pentahelix untuk merumuskan dan menyepakati perencanaan pembangunan tahun anggaran 2022 melalui program prioritas Pemkab Luwu Utara dalam rangka mewujudkan visi Luwu Utara yang maju, mandiri dan harmonis.
Visi ini, lanjut Indah, harus dijabarkan ke dalam lima misi, yaitu: (1) Memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, profesional dan akuntabel; (2) Mewujudkan pelayanan dasar yang berkeadilan sosial, ekonomi yang produktif, dan berdaya saing; (3) Memperkuat konektivitas infrastruktur; (4) Meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup dan ketahanan bencana; serta (5) Meningkatkan ketahanan budaya berbasis kearifan lokal.
Lihat Juga :