Polda Metro Jaya Klaim ETLE Mampu Tekan Angka Pelanggaran Lalu Lintas 64%
Rabu, 24 Maret 2021 - 12:13 WIB
loading...
A
A
A
Keempat, di CP Setia Budi Selatan, pada Agustus 2020 terdapat 890 pelanggar, sedangkan September 2020 ada 762 pelanggar dan 487 pelanggar pada Oktober 2020. Kelima, di CP Setia Budi Utara, pada Agustus 2020 terdapat 893 pelanggar, sedangkan September 2020 ada 712 pelanggar dan 433 pelanggar pada Oktober 2020.
Sambodo tidak menyebut jenis pelanggaran lalin yang paling banyak terekam kamera canggih itu. Hanya saja, Sambodo mengatakan, angka penurunan selama tiga bulan di lima titik itu sebanyak 1.503 dengan persentase 64,2%.
Menurutnya ETLE efektif mendisiplinkan masyarakat dalam berkendara. Dia berharap semakin banyak ruas jalan terpasang kamera canggih itu. Targetnya, sebanyak 150 ETLE terpasang pada 2021. Saat ini Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengoperasikan 98 kamera ETLE.
Sebanyak 12 kamera merupakan pengembangan ETLE tahap I dan 45 kamera ETLE pada tahap II. Kemudian, 41 kamera pada pengembangan e-TLE tahap III yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 23 Maret 2021. Nantinya akan ada 60 kamera lagi pada pengembangan ETLE tahap IV.
Sambodo tidak menyebut jenis pelanggaran lalin yang paling banyak terekam kamera canggih itu. Hanya saja, Sambodo mengatakan, angka penurunan selama tiga bulan di lima titik itu sebanyak 1.503 dengan persentase 64,2%.
Menurutnya ETLE efektif mendisiplinkan masyarakat dalam berkendara. Dia berharap semakin banyak ruas jalan terpasang kamera canggih itu. Targetnya, sebanyak 150 ETLE terpasang pada 2021. Saat ini Ditlantas Polda Metro Jaya telah mengoperasikan 98 kamera ETLE.
Sebanyak 12 kamera merupakan pengembangan ETLE tahap I dan 45 kamera ETLE pada tahap II. Kemudian, 41 kamera pada pengembangan e-TLE tahap III yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 23 Maret 2021. Nantinya akan ada 60 kamera lagi pada pengembangan ETLE tahap IV.
(hab)
Lihat Juga :