BI Jawa Timur Target 1.450.000 Merchant Gunakan QRIS di 2021
Sabtu, 20 Maret 2021 - 22:59 WIB
loading...
A
A
A
Ramdha menjelaskan, banyak keuntungan yang didapatkan oleh merchant jika menggunakan QRIS. Dengan QRIS, seluruh aplikasi pembayaran dari Penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh toko, pedagang, warung, parkir, tiket wisata, donasi (merchant) berlogo QRIS, meskipun penyedia QRIS di merchant berbeda dengan penyedia aplikasi yang digunakan masyarakat.
Kata dia, merchant hanya perlu membuka rekening atau akun pada salah satu penyelenggara QRIS yang sudah berizin dari BI. Selanjutnya, merchant sudah dapat menerima pembayaran dari masyarakat menggunakan QR dari aplikasi manapun penyelenggaranya.
Selain itu, lanjut Ramdha, para pelaku UMKM dapat menerima pembayaran secara higienis. Selain itu, QRIS mengikuti tren sehingga dapat meningkatkan pejualan. Transaksi tercatat dan langsung masuk rekening. Kemudian tidak perlu uang kembalian, bebas risiko percurian dan uang palsu. "Dengan QRIS pedagang bisa membangun credit profile dengan mudah. Murah dan bebas biaya bagi usaha mikro," tuturnya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Sebut Pedagang Pasar Prioritas Penerima Vaksinasi COVID-19
Sosialisasi yang digelar secara tatap muka dan virtual ini diikuti oleh ratusan pelaku UMKM yang tergabung dalam Asosiasi Makanan dan Minuman Sidoarjo serta Gabungan Kelompok Ikan Kalanganyar, Sidoarjo. Sosialisasi QRIS yang disiarkan dari Hotel Halogen, Waru Sidoarjo ini, selain menghadirkan pembicara Ramdha Dien Azka selaku Asisten Manajer Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur juga menghadirkan secara virtual PJ Kepala Divisi KPw. BI Jatim Rini Mustikaningsih serta Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia.
Kata dia, merchant hanya perlu membuka rekening atau akun pada salah satu penyelenggara QRIS yang sudah berizin dari BI. Selanjutnya, merchant sudah dapat menerima pembayaran dari masyarakat menggunakan QR dari aplikasi manapun penyelenggaranya.
Selain itu, lanjut Ramdha, para pelaku UMKM dapat menerima pembayaran secara higienis. Selain itu, QRIS mengikuti tren sehingga dapat meningkatkan pejualan. Transaksi tercatat dan langsung masuk rekening. Kemudian tidak perlu uang kembalian, bebas risiko percurian dan uang palsu. "Dengan QRIS pedagang bisa membangun credit profile dengan mudah. Murah dan bebas biaya bagi usaha mikro," tuturnya.
Baca juga: Gubernur Khofifah Sebut Pedagang Pasar Prioritas Penerima Vaksinasi COVID-19
Sosialisasi yang digelar secara tatap muka dan virtual ini diikuti oleh ratusan pelaku UMKM yang tergabung dalam Asosiasi Makanan dan Minuman Sidoarjo serta Gabungan Kelompok Ikan Kalanganyar, Sidoarjo. Sosialisasi QRIS yang disiarkan dari Hotel Halogen, Waru Sidoarjo ini, selain menghadirkan pembicara Ramdha Dien Azka selaku Asisten Manajer Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur juga menghadirkan secara virtual PJ Kepala Divisi KPw. BI Jatim Rini Mustikaningsih serta Anggota Komisi XI DPR RI Indah Kurnia.
Lihat Juga :