2.681 Orang Ikuti Vaksinasi COVID-19 Massal di GSP UGM
Sabtu, 20 Maret 2021 - 11:54 WIB
loading...
A
A
A
Bambang Agus Kironoto menjelaskan untuk kegiatan vaksin COVID-19 ini dosen UGM yang menerima vaksinasi baru sekitar dua puluh persen dan diharapkan sebelum puasa semua dosen sudah divaksin sehingga kegiatan belajar mengajar bisa dilaksanakan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Untuk itu, setelah tahapan vaksinasi kali ini, selanjutnya UGM juga akan melaksanakan vaksinasi untuk 2.142 tenaga dosen non-lansia UGM yang akan dilaksanakan sesuai dengan ketersediaan vaksin, dan berikutnya untuk 5.052 tenaga kependidikan non-lansia UGM yang akan dilaksanakan sesuai dengan ketersediaan vaksin dan dilakukan setelah vaksinasi dosen.
“Untuk dosen dan tenaga kependidikan non-lansia masih dikoordinasikan dengan Kemenkes RI dan Dinkes Provinsi DIY untuk mendapatkan alokasi vaksin,” paparnya. Baca juga: Pemkab Tangerang Targetkan Pemberian Vaksin untuk 10 Ribu per Hari
Soal rencana vaksinasi untuk kelompok lainnya seperti mahasiswa, ia mengungkapkan bahwa UGM masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait urutan prioritas penerima vaksin. “UGM akan berusaha untuk bisa memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi massal untuk seluruh sivitas akademika UGM,” terangnya.
Rektor UGM Prof Panut Mulyono berharap jika program vaksin massal COVID-19 semakin banyak pesertanya, Indonesia dapat segera mengatasi pandemi, sehingga perekonomian bergulir kembali dengan cepat.
Untuk itu, setelah tahapan vaksinasi kali ini, selanjutnya UGM juga akan melaksanakan vaksinasi untuk 2.142 tenaga dosen non-lansia UGM yang akan dilaksanakan sesuai dengan ketersediaan vaksin, dan berikutnya untuk 5.052 tenaga kependidikan non-lansia UGM yang akan dilaksanakan sesuai dengan ketersediaan vaksin dan dilakukan setelah vaksinasi dosen.
“Untuk dosen dan tenaga kependidikan non-lansia masih dikoordinasikan dengan Kemenkes RI dan Dinkes Provinsi DIY untuk mendapatkan alokasi vaksin,” paparnya. Baca juga: Pemkab Tangerang Targetkan Pemberian Vaksin untuk 10 Ribu per Hari
Soal rencana vaksinasi untuk kelompok lainnya seperti mahasiswa, ia mengungkapkan bahwa UGM masih menunggu kebijakan pemerintah pusat terkait urutan prioritas penerima vaksin. “UGM akan berusaha untuk bisa memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi massal untuk seluruh sivitas akademika UGM,” terangnya.
Rektor UGM Prof Panut Mulyono berharap jika program vaksin massal COVID-19 semakin banyak pesertanya, Indonesia dapat segera mengatasi pandemi, sehingga perekonomian bergulir kembali dengan cepat.
(don)
Lihat Juga :