Fenomena Aliran Hakekok, Mathla'ul Anwar Tangsel Siapkan Kader Tembus Pelosok
Jum'at, 19 Maret 2021 - 22:34 WIB
loading...
A
A
A
"Masih ada wilayah blankspot, yang belum terjangkau pendidikan. Sehingga kemudian, dakwah-dakwah yang dilakukan termasuk juga oleh Mathla'ul Anwar belum berhasil untuk memberantas hal-hal seperti itu," ungkapnya.
Menyikapi itu, Mathla'ul Anwar telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) guna mengirim kader ke wilayah pelosok. Sehingga ajaran Islam yang hakiki dapat dipahami secara nyata.
"Kami sudah melakukan langkah-langkah bekerjasama dengan kementerian agama, seperti salah satu penyuluh yang datang ke lokasi itu adalah kader atau warga Mathla'ul Anwar. Kita berharap ke depan, aliran itu tidak muncul lagi, karena menyimpang dari ajaran islam," ucapnya. Baca juga: Prof Agus Purwanto Ungkap Ini Mengapa Negara Islam Kalah dengan Barat
Mathla'ul Anwar sendiri didirikan di Menes, Pandeglang, pada tahun 1916. Beberapa tokoh pentingnya adalah KH Entol Yasin, KH Tb Sholeh dan KH Mas Abdurrahman. Kini, posisi Mathla'ul Anwar berada pada peringkat 3 Ormas Islam terbesar di Indonesia dengan kepengurusan hampir di seluruh provinsi.
Mathla'ul Anwar sendiri tengah bersiap menjalani proses pemilihan ketua umum baru yang akan menjabat pada periode 2021 hingga 2026. Ada 3 hal yang menjadi catatan tugas bagi Ormas ini ke depan, yakni soal kualitas pendidikan, soal kepemimpinan, dan bagaimana cara memperkuat peran guna menata umat dan merekatkan bangsa.
Menyikapi itu, Mathla'ul Anwar telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) guna mengirim kader ke wilayah pelosok. Sehingga ajaran Islam yang hakiki dapat dipahami secara nyata.
"Kami sudah melakukan langkah-langkah bekerjasama dengan kementerian agama, seperti salah satu penyuluh yang datang ke lokasi itu adalah kader atau warga Mathla'ul Anwar. Kita berharap ke depan, aliran itu tidak muncul lagi, karena menyimpang dari ajaran islam," ucapnya. Baca juga: Prof Agus Purwanto Ungkap Ini Mengapa Negara Islam Kalah dengan Barat
Mathla'ul Anwar sendiri didirikan di Menes, Pandeglang, pada tahun 1916. Beberapa tokoh pentingnya adalah KH Entol Yasin, KH Tb Sholeh dan KH Mas Abdurrahman. Kini, posisi Mathla'ul Anwar berada pada peringkat 3 Ormas Islam terbesar di Indonesia dengan kepengurusan hampir di seluruh provinsi.
Mathla'ul Anwar sendiri tengah bersiap menjalani proses pemilihan ketua umum baru yang akan menjabat pada periode 2021 hingga 2026. Ada 3 hal yang menjadi catatan tugas bagi Ormas ini ke depan, yakni soal kualitas pendidikan, soal kepemimpinan, dan bagaimana cara memperkuat peran guna menata umat dan merekatkan bangsa.
(mhd)
Lihat Juga :