Jalur Logistik Distop! Danrem Tadulako Sebut Kelompok Mujahidin Indonesia Timur Bakal Segera Menyerah
Kamis, 18 Maret 2021 - 20:27 WIB
loading...
Kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Ali Kalora sudah terkepung Satgas Mandago Raya di daerah Poso dan Parigi Moutong. Foto iNews TV/Jemmy H
A
A
A
POSO - Kelompok bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora sudah terkepung oleh Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya di daerah Poso dan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Hal ini terjadi pasca-kontak tembak antara Kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dan Tim Operasi Madago Raya.
Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf menyakinkan, masyarakat tidak perlu lagi takut terhadap kelompok MIT. Menurutnya usai tewasnya dua kelompok MIT beberapa waktu yang lalu kelompok pimpinan Ali Kalora ini sudah tak kuat lagi.
Baca: Ali Kalora Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur Tertembak saat Kontak Senjata di Andole Poso
“Jalur Ali Kalora cs untuk turun meminta logistik ke masyarakat juga sudah diblokir. Sehingga dipastikan tiga bulan ke depan kelompok yang tersisa sembilan orang ini akan menyerah,” kata Brigjen TNI Farid Makruf, Kamis (18/3/2021).
Baca juga: 1 Brimob Anggota Satgas Madago Raya Gugur usai Baku Tembak dengan Mujahidin Indonesia Timur
TNI Polri itu, kata dia, akan terus mengejar sembilan orang anggota MIT. “Saya meminta kepada masyarakat Kabupaten Poso untuk kembali beraktivitas. TNI dan Polri akan siap mendampingi untuk memajukan ekonomi Poso,” tandasnya.
Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Farid Makruf menyakinkan, masyarakat tidak perlu lagi takut terhadap kelompok MIT. Menurutnya usai tewasnya dua kelompok MIT beberapa waktu yang lalu kelompok pimpinan Ali Kalora ini sudah tak kuat lagi.
Baca: Ali Kalora Pimpinan Mujahidin Indonesia Timur Tertembak saat Kontak Senjata di Andole Poso
“Jalur Ali Kalora cs untuk turun meminta logistik ke masyarakat juga sudah diblokir. Sehingga dipastikan tiga bulan ke depan kelompok yang tersisa sembilan orang ini akan menyerah,” kata Brigjen TNI Farid Makruf, Kamis (18/3/2021).
Baca juga: 1 Brimob Anggota Satgas Madago Raya Gugur usai Baku Tembak dengan Mujahidin Indonesia Timur
TNI Polri itu, kata dia, akan terus mengejar sembilan orang anggota MIT. “Saya meminta kepada masyarakat Kabupaten Poso untuk kembali beraktivitas. TNI dan Polri akan siap mendampingi untuk memajukan ekonomi Poso,” tandasnya.
Lihat Juga :