Tinjau Vaksinasi Massal di Puskesmas Surabaya, Ini Kata Panglima TNI
Kamis, 18 Maret 2021 - 18:29 WIB
loading...
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Puskesmas Gayungan, Surabaya.
A
A
A
SURABAYA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi massal di Puskesmas Gayungan, Kamis (18/3/2021).
Tiba di Puskesmas Gayungan, mereka langsung ditunjukkan proses atau alur vaksinasi massal di Puskesmas Gayungan itu. Bahkan, saat itu Panglima TNI sempat menyampaikan imbauan kepada warga yang sedang antre untuk disuntik vaksin.
“Saya ingin mengingatkan kepada Bapak-Ibu sekalian, setelah divaksin pertama dan kedua, harapan kita semua imunitas atau daya tahan tubuh kita akan naik. Kalau daya tahan tubuh kita naik, maka kita, badan kita akan lebih kuat menghadapi COVID-19. Kuat tapi bukan kebal,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Baca juga: Diduga Bocorkan Putusan Sebelum Sidang, Hakim PN Gresik Dilaporkan ke Komisi Yudisial
Namun begitu, katanya, senjata yang paling tepat untuk menghadapi COVID-19 walaupun sudah divaksin dua kali adalah tetap menggunakan masker dan tetap menerapkan 3 M atau 5 M. “Kalau kita lengah meskipun sudah divaksin dua kali, sudah merasa kebal dan gak pakai masker, nanti yang ditakutkan ketika anti bodinya turun, kita kemasukan virus lagi,” katanya.
Tiba di Puskesmas Gayungan, mereka langsung ditunjukkan proses atau alur vaksinasi massal di Puskesmas Gayungan itu. Bahkan, saat itu Panglima TNI sempat menyampaikan imbauan kepada warga yang sedang antre untuk disuntik vaksin.
“Saya ingin mengingatkan kepada Bapak-Ibu sekalian, setelah divaksin pertama dan kedua, harapan kita semua imunitas atau daya tahan tubuh kita akan naik. Kalau daya tahan tubuh kita naik, maka kita, badan kita akan lebih kuat menghadapi COVID-19. Kuat tapi bukan kebal,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.
Baca juga: Diduga Bocorkan Putusan Sebelum Sidang, Hakim PN Gresik Dilaporkan ke Komisi Yudisial
Namun begitu, katanya, senjata yang paling tepat untuk menghadapi COVID-19 walaupun sudah divaksin dua kali adalah tetap menggunakan masker dan tetap menerapkan 3 M atau 5 M. “Kalau kita lengah meskipun sudah divaksin dua kali, sudah merasa kebal dan gak pakai masker, nanti yang ditakutkan ketika anti bodinya turun, kita kemasukan virus lagi,” katanya.
Lihat Juga :