Neraca Perdagangan Jatim Selama Januari-Februari 2021 Defisit USD389,26 Juta
Rabu, 17 Maret 2021 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
“Selisih nilai perdagangan pada sektor migas sebesar USD143,99 juta. Sedangkan selisih nilai perdagangan pada sektor nonmigas sebesar USD25,99 juta,” tandas Umar.
Diketahui, nilai impor Jatim pada bulan Februari 2021 mencapai USD1,87 miliar atau meningkat sebesar 6,85% dibandingkan Januari 2021. Sedangkan nilai ekspor selama Februari 2021 mencapai USD1,70 miliar atau naik sebesar 11,05%. dibandingkan Januari 2021.
“Selama Februari 2021, impor Jatim masih didominasi oleh bahan baku dan penolong dengan nilai USD1,35 miliar yang memberikan kontribusi sebesar 71,93%,” ujar Umar.
Kelompok negara ASEAN masih menjadi salah satu pemasok utama barang komoditi nonmigas ke Jatim selama Februari 2021 yang mencapai USD214,70 juta. Angka itu naik 41,00% dibanding bulan sebelumnya.
Di kawasan ASEAN, Thailand menjadi negara utama asal impor nonmigas dengan nilai USD68,60 juta atau sebesar 4,47% dari total impor. Diikuti Singapura sebesar USD51,15 juta dengan peranan sebesar 3,33%.
Diketahui, nilai impor Jatim pada bulan Februari 2021 mencapai USD1,87 miliar atau meningkat sebesar 6,85% dibandingkan Januari 2021. Sedangkan nilai ekspor selama Februari 2021 mencapai USD1,70 miliar atau naik sebesar 11,05%. dibandingkan Januari 2021.
“Selama Februari 2021, impor Jatim masih didominasi oleh bahan baku dan penolong dengan nilai USD1,35 miliar yang memberikan kontribusi sebesar 71,93%,” ujar Umar.
Kelompok negara ASEAN masih menjadi salah satu pemasok utama barang komoditi nonmigas ke Jatim selama Februari 2021 yang mencapai USD214,70 juta. Angka itu naik 41,00% dibanding bulan sebelumnya.
Di kawasan ASEAN, Thailand menjadi negara utama asal impor nonmigas dengan nilai USD68,60 juta atau sebesar 4,47% dari total impor. Diikuti Singapura sebesar USD51,15 juta dengan peranan sebesar 3,33%.
Lihat Juga :