Tak Diberi Uang, 6 Anggota Ormas Aniaya Seorang Sopir Mobil Boks di Ujungberung
Sabtu, 18 April 2020 - 17:04 WIB
loading...
A
A
A
"Korban mengalami luka memar dan robek pada jidat dan kepala bagian atas, telapak tangan kanan, lengan kanan, dan kiri," ungkap dia.
Sementara itu, korban Sandi Suryo Sudaryadi, warga Cibaduyut, Kota Bandung, mengatakan, dirinya dianiaya oleh enam orang berseragam salah satu ormas.
Kronologi kejadian, kata Sandi, pada Kamis (16/4/2020) sore, awalnya dia berada di balik kemudi mobil boks yang parkir di tepi Jalan AH Nasution, Ujungberung. Saat itu Sandi hendak kembali ke kantornya di Jalan Soekarno-Hatta.
Tiba-tiba, datang tiga motor yang masing-masing berboncengan dua orang, jadi total enam orang. Tiga dari enam orang itu memukul mobil yang melaju pelan di depan mobil boks Sandi.
Tangan salah seorang pelaku yang memukul mobil berdarah. Namun pengendara mobil yang dipukul pergi meninggalkan lokasi bersama kendaraannya.
Setelah itu, keenam orang berseragam salah satu ormas tersebut menghampiri Sandi. "Mereka minta uang buat berobat. Saya enggak kasih. Saya mau antar ke rumah sakit saja, tapi mereka malah marah-marah. Saya menepi. Pintu kiri saya dibuka lalu mereka memukuli saya," kata Sandi melalui telepon selulernya (ponsel), Sabtu (18/4/2020).
Sementara itu, korban Sandi Suryo Sudaryadi, warga Cibaduyut, Kota Bandung, mengatakan, dirinya dianiaya oleh enam orang berseragam salah satu ormas.
Kronologi kejadian, kata Sandi, pada Kamis (16/4/2020) sore, awalnya dia berada di balik kemudi mobil boks yang parkir di tepi Jalan AH Nasution, Ujungberung. Saat itu Sandi hendak kembali ke kantornya di Jalan Soekarno-Hatta.
Tiba-tiba, datang tiga motor yang masing-masing berboncengan dua orang, jadi total enam orang. Tiga dari enam orang itu memukul mobil yang melaju pelan di depan mobil boks Sandi.
Tangan salah seorang pelaku yang memukul mobil berdarah. Namun pengendara mobil yang dipukul pergi meninggalkan lokasi bersama kendaraannya.
Setelah itu, keenam orang berseragam salah satu ormas tersebut menghampiri Sandi. "Mereka minta uang buat berobat. Saya enggak kasih. Saya mau antar ke rumah sakit saja, tapi mereka malah marah-marah. Saya menepi. Pintu kiri saya dibuka lalu mereka memukuli saya," kata Sandi melalui telepon selulernya (ponsel), Sabtu (18/4/2020).
Lihat Juga :