Bangkit dari Pandemi, Industri Fesyen Bandung Gelar Virtual Fashion Show
Selasa, 16 Maret 2021 - 09:17 WIB
loading...
A
A
A
"Satu look bisa menggambarkan apa yang mau dieksplor, ada feminin, sporty, edgy, casual," ungkapnya.
Dia menjelaskan, kolaborasi dengan Arkiv merupakan salah satu upaya Monel untuk tetap bertahan di tengah gempuran pandemi. Tak dipungkiri, kata Irma, peritel yang fokus pada produk hijab ini sempat mengalami penurunan omzet hingga 30 persen.
Baca juga: Dies Natalis Ke-65, IPDN Gelar Seminar Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat
Dalam kolaborasinya, pihaknya memilih seniman Arkiv karena memiliki kesamaan konsep desain dengan Monel, yakni cheerful, colorful, dan playful. Monel berharap, kolaborasi ini bisa membuka target market yang semakin luas.
"Arkiv gak pernah ngeluarin sesuatu yang asal-asalan. Kita mau ngangkat hijab, tapi ada art-nya, value-nya jadi lebih," ujar Irma.
Dia menjelaskan, kolaborasi dengan Arkiv merupakan salah satu upaya Monel untuk tetap bertahan di tengah gempuran pandemi. Tak dipungkiri, kata Irma, peritel yang fokus pada produk hijab ini sempat mengalami penurunan omzet hingga 30 persen.
Baca juga: Dies Natalis Ke-65, IPDN Gelar Seminar Otonomi Khusus Papua dan Papua Barat
Dalam kolaborasinya, pihaknya memilih seniman Arkiv karena memiliki kesamaan konsep desain dengan Monel, yakni cheerful, colorful, dan playful. Monel berharap, kolaborasi ini bisa membuka target market yang semakin luas.
"Arkiv gak pernah ngeluarin sesuatu yang asal-asalan. Kita mau ngangkat hijab, tapi ada art-nya, value-nya jadi lebih," ujar Irma.
Lihat Juga :